BALIKPAPAN- Wakil Walikota Balikpapan Bagus Susetyo mengajak mahasiswa baru Universitas Mulia (UM) untuk lebih aktif dan peduli terhadap kondisi pembangunan, baik di tingkat Kota Balikpapan maupun nasional.
Pesan tersebut disampaikan Bagus saat menghadiri kegiatan pembekalan mahasiswa baru Universitas Mulia, Selasa (18/8) lalu. Dalam kegiatan tersebut, ia memberikan materi mengenai pemantapan nilai-nilai Pancasila dan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 serta implementasinya dalam program Pemerintah Kota Balikpapan.
Bagus menilai antusiasme mahasiswa dalam mengikuti pembekalan cukup tinggi. Hal itu, menurutnya, terlihat dari keterlibatan mahasiswa dalam diskusi selama kegiatan berlangsung. "Saya lihat cukup antusias sekali adik-adik mahasiswa. Ini menunjukkan semangat mereka untuk selalu belajar dan menimba ilmu. Tadi juga sempat ada beberapa diskusi yang sangat menarik," kata Bagus.
Ia berharap pembekalan tersebut dapat memberikan nilai positif bagi mahasiswa, khususnya dalam membangun motivasi dan semangat belajar serta kepedulian terhadap pembangunan di Kota Balikpapan.
Menurut Bagus, mahasiswa selama ini belum banyak mengetahui berbagai program dan kegiatan yang dijalankan Pemerintah Kota Balikpapan. Karena itu, ia berharap adanya ruang pembekalan dan diskusi dapat menjadi sarana untuk mendekatkan mahasiswa dengan berbagai persoalan pembangunan di daerah. "Mudah-mudahan ini bisa memberikan satu nilai positif kepada adik-adik untuk mempunyai motivasi, semangat belajar, dan peduli terhadap pembangunan yang ada di pemerintah kota," ujarnya.
Bagus juga menekankan pentingnya mahasiswa tidak hanya memahami Pancasila dan UUD 1945 secara teori, tetapi mampu mengimplementasikan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Ia mendorong mahasiswa untuk terlibat aktif dalam memahami berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan sekitar. Mahasiswa juga diminta meningkatkan rasa ingin tahu terhadap informasi yang berkembang melalui media maupun berbagai sumber lainnya. "Kalau materinya sebenarnya mereka sudah dapat, Pancasila dan UUD 1945. Tapi saya ingin mereka bisa terlibat aktif juga dengan kondisi pemerintah kota dan pembangunan nasional," tuturnya.
Bagus menambahkan, mahasiswa merupakan bagian dari generasi yang akan menentukan masa depan. Karena itu, kepedulian terhadap lingkungan sekitar dan perkembangan pembangunan menjadi hal penting yang perlu ditanamkan sejak berada di bangku perguruan tinggi. "Apa yang ada di sekitarnya, apa yang ada di media, mereka harus punya rasa ingin tahu yang tinggi. Kalau biasanya mungkin tidak peduli, sekarang harus bisa lebih peduli karena ini berkaitan dengan masa depan mereka sendiri," harapnyq.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Universitas Mulia, Sumardi, mengatakan PKKMB tahun ini diikuti 1.110 mahasiswa baru berdasarkan data absensi.
Kegiatan yang berlangsung hingga Sabtu tersebut tidak hanya memperkenalkan lingkungan kampus, tetapi juga memberikan pemahaman mengenai proses akademik, kegiatan kemahasiswaan, hingga berbagai Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM).
“Ini merupakan tradisi tahunan setiap penerimaan mahasiswa. Kami melakukan orientasi untuk pengenalan suasana kampus, baik akademik, proses belajar-mengajar, maupun kegiatan nonakademik,” jelas Sumardi.
Ia mengatakan, keterlibatan pejabat Pemerintah Kota dalam PKKMB merupakan bagian dari upaya memberikan gambaran langsung kepada mahasiswa mengenai arah dan perkembangan pembangunan Balikpapan. Dengan demikian, mahasiswa baru tidak hanya mengenal lingkungan kampus, tetapi juga memahami persoalan serta agenda pembangunan di kota tempat mereka menempuh pendidikan.
Selain Bagus Susetyo, Universitas Mulia juga turut menghadirkan sejumlah tokoh pemerintahan dalam rangkaian PKKMB, termasuk perwakilan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
Sumardi menyebut seluruh mahasiswa baru yang mengikuti PKKMB tersebut merupakan penerima subsidi pendidikan Gratispol. Karena itu, pihak kampus juga berencana menghadirkan Gubernur Kaltim Rudy Masud dan Hetifah sebagai bagian dari rangkaian kegiatan.
“Kami ingin mengundang mereka agar mahasiswa bisa menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi yang telah memberikan bantuan subsidi untuk mereka melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi,” pungkasnya. (*)
Editor : Ismet Rifani