BPJS Kesehatan Ajak Media Kawal JKN dan Budaya Anti-Gratifikasi

Akbar Sopianto • Dipublikasikan Senin, 31 Agustus 2026 | 09:55 WIB

 

GATHERING: BPJS Kesehatan Cabang Samarinda sampaikan pentingnya peran media dalam memberikan informasi yang akuratif dan berimbang di acara media gathering bersama sejumlah rekan media di Kukar.
GATHERING: BPJS Kesehatan Cabang Samarinda sampaikan pentingnya peran media dalam memberikan informasi yang akuratif dan berimbang di acara media gathering bersama sejumlah rekan media di Kukar.

KALTIMPOST.ID, BPJS Kesehatan Cabang Samarinda terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan berbagai mitra kerja dalam mendukung keberlangsungan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan media gathering bersama sejumlah rekan media di Kabupaten Kutai Kartanegara.

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan pemahaman mitra media mengenai Program JKN, termasuk perkembangan layanan dan berbagai informasi yang perlu diketahui masyarakat.

Selain itu, forum ini juga menjadi ruang komunikasi dua arah antara BPJS Kesehatan dengan media mengenai penyebarluasan informasi JKN kepada masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, BPJS Kesehatan juga menyampaikan pentingnya peran media dalam memberikan informasi yang edukatif, akurat, dan berimbang kepada masyarakat.

Media diharapkan tidak hanya menjadi sarana penyampaian informasi, tetapi turut menjalankan fungsi kontrol sosial secara profesional, khususnya dalam mengawal kualitas penyelenggaraan Program JKN di lapangan.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Samarinda, Adrielona JMS menyampaikan bahwa kolaborasi dengan media memiliki peran penting dalam membangun pemahaman masyarakat mengenai Program JKN.

“Media memiliki peran strategis dalam membantu menyampaikan informasi Program JKN kepada masyarakat secara lebih luas. Kami berharap melalui komunikasi yang terbuka dan berkelanjutan, berbagai informasi mengenai hak dan kewajiban peserta, prosedur pelayanan, maupun berbagai inovasi layanan BPJS Kesehatan dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat,” ujarnya.

Selain memperkuat komunikasi terkait Program JKN, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari komitmen BPJS Kesehatan dalam membangun tata kelola organisasi yang bersih, transparan, dan berintegritas.

Dalam kesempatan tersebut, BPJS Kesehatan turut menyosialisasikan mengenai gratifikasi dan anti penyuapan kepada mitra kerja.

Sosialisasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran bersama mengenai berbagai bentuk gratifikasi dan potensi penyuapan yang dapat terjadi pentingnya menghindari situasi yang dapat menimbulkan konflik kepentingan serta menjaga profesionalis media dalam setiap bentuk kerjasama dengan BPJS Kesehatan.

“Kami menyadari bahwa membangun budaya anti korupsi bukan hanya menjadi tanggung jawab internal BPJS Kesehatan. Diperlukan komitmen dan dukungan dari seluruh mitra kerja agar lingkungan kerja yang bersih dan berintegritas dapat diwujudkan bersama. Kami ingin memastikan bahwa setiap kerja sama dilaksanakan secara profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Karena itu, apabila terdapat potensi gratifikasi maupun penyuapan, kami mengajak seluruh pihak untuk berani menolak dan melaporkannya melalui mekanisme yang telah disediakan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua PWI Kukar Andi Wibowo mengapresiasi keterbukaan BPJS Kesehatan dalam membangun komunikasi dengan para media.

Menurutnya, kegiatan seperti ini penting untuk menyamakan pemahaman sekaligus memperkuat sinergi dan silaturahmi antara BPJS Kesehatan dan media.

Ia berharap komunikasi dan kolaborasi yang telah terjalin dapat terus dipertahankan serta dikembangkan melalui kegiatan-kegiatan serupa secara berkelanjutan.

“Kami mengapresiasi BPJS Kesehatan yang telah membuka ruang komunikasi secara langsung dengan media. Kegiatan sepertiini sangat positif karena selain mempererat silaturahmi, kami juga dapat memperoleh informasi yang lebih jelas terkait Program JKN. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga sinergi antara BPJS Kesehatan dan insan media semakinkuat,” ungkapnya.

Editor : Hernawati
jkn Media Gathering bpjs kesehatan