Bukan Sekadar Makanan, Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa NTT Menyentuh Kebutuhan Sehari-hari

Agus Prayitno • Dipublikasikan Kamis, 3 September 2026 | 15:24 WIB
Penyerahan donasi Sharp secara simbolis yang diterima oleh perwakilan Human Initiative. (Foto: Istimewa)
Penyerahan donasi Sharp secara simbolis yang diterima oleh perwakilan Human Initiative. (Foto: Istimewa)

KALTIMPOST.ID, Jakarta – Bagi warga yang terdampak gempa, masa sulit tidak selalu berakhir ketika guncangan berhenti. Setelah situasi darurat berlalu, kebutuhan untuk makan, beristirahat, menjaga kebersihan, dan menjalani aktivitas sehari-hari tetap harus dipenuhi.

Kondisi inilah yang menjadi perhatian Sharp Indonesia setelah gempa Magnitudo 7,7 mengguncang Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, pada 15 Agustus 2026. Perusahaan menggandeng Human Initiative untuk menyalurkan bantuan kepada 600 warga terdampak.

Bantuan tersebut tidak hanya berupa makanan siap santap. Ada pula paket sembako, perlengkapan tidur atau bedding kits, serta personal hygiene kits yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama masa pemulihan.

President Director PT Sharp Electronics Indonesia Shinji Teraoka mengatakan, masyarakat terdampak tidak hanya menghadapi kehilangan tempat tinggal dan harta benda. Mereka juga harus menjalani hari-hari dengan berbagai keterbatasan dan tantangan.

“Kami ingin hadir memberikan dukungan yang nyata bagi mereka yang membutuhkan,” kata Teraoka.

Menurutnya, perhatian terhadap warga terdampak bencana juga perlu dilakukan secara berkelanjutan. Pasalnya, setelah kondisi darurat berakhir, masyarakat masih harus menjalani proses pemulihan dan kembali membangun kehidupan.

Baca Juga: 5 Hari di Batam, Ada Apa Saja di Daihatsu Kumpul Sahabat? Cek Keseruannya

Sharp berharap bantuan tersebut dapat sedikit meringankan beban sekaligus menjadi bagian dari semangat gotong royong. Dukungan yang diberikan diharapkan turut menguatkan masyarakat untuk bangkit dan melanjutkan kehidupan.

National Sales Senior General Manager PT Sharp Electronics Indonesia Andry Adi Utomo menegaskan, bantuan pascabencana perlu disesuaikan dengan kebutuhan warga. Karena itu, pihaknya berupaya memastikan dukungan yang diberikan dapat digunakan dan dirasakan manfaatnya secara langsung.

Penanganan pascabencana memang membutuhkan kolaborasi banyak pihak, mulai dari pemerintah daerah, organisasi kemanusiaan, sektor swasta, hingga masyarakat. Kolaborasi tersebut menjadi penting agar kebutuhan warga dapat terus terpenuhi selama proses pemulihan berlangsung.

Manager Business & Social Institution Human Initiative Destira Maryati mengapresiasi dukungan Sharp Indonesia bagi masyarakat terdampak. Ia berharap warga Nagekeo dan wilayah terdampak lainnya di NTT diberi kekuatan untuk bangkit dan kehidupan mereka segera kembali seperti semula.

Bagi warga terdampak gempa, bantuan kebutuhan dasar menjadi bagian penting dalam melewati masa pemulihan. Dukungan dari berbagai pihak pun diharapkan dapat membantu mereka perlahan menata kembali kehidupan setelah bencana.

Editor : Agus Prayitno
Sharp Indonesia elektronik