Fakultas Teknik Unmul Sukses Menyelenggarakan Seminar Nasional Rekayasa Tropis (SEMNASRETRO) 2026

Khairul Anwar • Dipublikasikan Minggu, 13 September 2026 | 19:53 WIB
FT UNMUL menggelar SEMNASRETRO 2026 secara hibrida di Gedung Hexagon, Samarinda, Kamis (10/9), membahas inovasi hijau. (IST)
FT UNMUL menggelar SEMNASRETRO 2026 secara hibrida di Gedung Hexagon, Samarinda, Kamis (10/9), membahas inovasi hijau. (IST)

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Fakultas Teknik Universitas Mulawarman (FT UNMUL) kembali menyelenggarakan Seminar Nasional Rekayasa Tropis (SEMNASRETRO) 2026 pada Kamis (10/9).

Kegiatan yang berlangsung secara hibrida di Gedung Hexagon FT UNMUL, Samarinda, tersebut mengangkat tema “Rekayasa Tropis dan Kampus Berdampak: Mendorong Inovasi Hijau untuk Pembangunan Nasional”.

Memasuki tahun keempat penyelenggaraannya, SEMNASRETRO menjadi forum diseminasi hasil penelitian dan pertukaran gagasan di bidang rekayasa tropis. Kegiatan ini mempertemukan akademisi, peneliti, mahasiswa, praktisi, dan mitra industri untuk membahas inovasi yang dapat diterapkan pada persoalan pembangunan di wilayah tropis. Penyelenggaraan seminar juga sejalan dengan visi UNMUL sebagai Center of Excellence for Tropical Studies.

Ketua Panitia SEMNASRETRO 2026, Chalsi Mala Sari, dalam laporannya menyampaikan bahwa panitia menerima 75 makalah. Dari jumlah tersebut, 16 makalah berasal dari perguruan tinggi di luar UNMUL, sedangkan 10 makalah merupakan kontribusi mahasiswa Program Magister di lingkungan Fakultas Teknik UNMUL.

“Partisipasi tersebut menunjukkan bahwa SEMNASRETRO terus berkembang sebagai ruang ilmiah yang mempertemukan berbagai cabang keteknikan,” ungkap Chalsi.

Wakil Rektor I UNMUL, Lambang Subagiyo, yang hadir mewakili Rektor, menegaskan pentingnya penelitian yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat tropis.

“SEMNASRETRO menjadi momentum yang sangat baik untuk memperkuat kolaborasi dan menghadirkan gagasan-gagasan inovatif, khususnya di bidang rekayasa tropis dan inovasi hijau yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta pembangunan nasional,” ujar Prof. Dr. Lambang Subagiyo.

Pelaksanaan SEMNASRETRO 2026 diharapkan semakin memperkuat peran Fakultas Teknik UNMUL sebagai bagian dari perguruan tinggi yang aktif mendorong pengembangan teknologi dan inovasi, sekaligus berkontribusi dalam mewujudkan pembangunan yang lebih hijau, berkelanjutan, dan berdampak bagi masyarakat.

Dengan mengusung semangat rekayasa tropis dan kampus berdampak, SEMNASRETRO 2026 menjadi wadah strategis bagi akademisi, peneliti, mahasiswa, praktisi, dan berbagai pemangku kepentingan untuk berbagi pengetahuan sekaligus memperkuat komitmen terhadap inovasi hijau dan pembangunan nasional.

Sementara itu, Mardewi Jamal mewakili Dekan Fakultas Teknik Unmul menyampaikan bahwa disiplin teknik perlu menghasilkan solusi konkret yang mendukung pembangunan hijau dan berkelanjutan. Pesan tersebut menjadi pengantar bagi rangkaian seminar yang memadukan gagasan akademik dengan pengalaman penerapan teknologi di lapangan.

Ia berharap kegiatan ini mampu menghadirkan ilmu pengetahuan dan inovasi yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. “Semoga melalui SEMNASRETRO 2026, semakin banyak gagasan yang dapat dikembangkan dan diwujudkan menjadi inovasi nyata untuk pembangunan Indonesia,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Mardewi Jamal menuturkan bahwa dalam Seminar Nasional Rekayasa Tropis (SEMNASRETRO) 2026, para narasumber memaparkan sejumlah inovasi. Annisa Nurjanah, Officer Environment PT Pertamina EP Sangatta Field, mengawali kuliah umum dengan memaparkan inovasi Selongsong Sisipan Plunger pada sumur pompa angguk migas. Inovasi yang telah memperoleh paten dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia itu dilaporkan mampu menghemat energi sebesar 55.680 GJ, dengan nilai penghematan sekitar Rp861,6 juta per tahun. Penerapannya menunjukkan bagaimana efisiensi proses industri dapat mendukung circular business model dan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

Selanjutnya, Muhammad Al Muttaqii, Kepala Pusat Riset Katalisis BRIN, bergabung secara daring untuk membahas peran riset katalis dalam mendukung energi bersih. Ia menjelaskan pengembangan katalis dari limbah lokal melalui pendekatan waste-to-catalyst serta peluang pemanfaatan fasilitas terpadu ELSA BRIN. Peserta juga memperoleh informasi mengenai akses pendanaan Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju (RIIM) yang dapat dimanfaatkan dosen dan mahasiswa untuk memperkuat kolaborasi penelitian.

Peserta SEMNASRETRO 2026 di FT UNMUL, Samarinda, Kamis (10/9). (IST)
Peserta SEMNASRETRO 2026 di FT UNMUL, Samarinda, Kamis (10/9). (IST)

“Sementara itu, Dyna Marisa Khairina, akademisi UNMUL, menjadi narasumber ketiga dan membahas enterprise architecture sebagai fondasi transformasi digital menuju rekayasa tropis berkelanjutan. Paparannya menyoroti tata kelola cerdas berbasis data melalui integrasi Big Data, Internet of Things, dan model SISA atau Success of Information System Architecture. Pendekatan tersebut diarahkan untuk mendukung layanan publik serta memperkuat ketahanan kota tropis,” sambungnya.

Setelah kuliah umum, peserta mengikuti presentasi paralel yang dilaksanakan di tujuh ruang tematik keteknikan. Ketujuh ruang itu mencakup informatika, sistem informasi dan kecerdasan artifisial; arsitektur dan transportasi; teknik lingkungan; teknik kimia dan biomaterial; teknik sipil; rekayasa pertambangan dan keselamatan dan kesehatan kerja; serta hidrologi dan sumber daya air.

“Keragaman topik memperlihatkan cakupan rekayasa tropis yang luas, mulai dari pemanfaatan data dan perancangan infrastruktur hingga pengelolaan lingkungan, energi, material, sumber daya air, dan keselamatan kerja. Forum tersebut memberi kesempatan kepada para pemakalah untuk mempresentasikan temuan, menerima tanggapan, dan membangun jejaring lintas bidang. Diskusi berlangsung dengan tanggapan dari peserta dan moderator. Pada penutupan, penghargaan Best Presenter diberikan kepada Gubtha Mahendra Putra, Abdul Mubarak, Alsyirha Deswinta Maharani, Azril Rosadi, Syahrul, Afdal Jamil Tanjung, dan Muhammad Fajar,” terang Mardewi Jamal.

Sebagai informasi, artikel terpilih dari SEMNASRETRO 2026 akan dipublikasikan melalui prosiding dan jurnal nasional terakreditasi SINTA.

Melalui agenda ini, Fakultas Teknik UNMUL memperkuat kesinambungan antara penelitian, diseminasi ilmiah, dan penerapan inovasi. SEMNASRETRO diharapkan menjadi ruang kolaborasi yang konsisten memperluas manfaat rekayasa tropis bagi pembangunan Kalimantan Timur dan Indonesia. (Kh///)

Editor : Almasrifah
SEMNASRETRO Seminar Nasional Rekayasa Tropis Fakultas Teknik Unmul