KALTIMPOST.ID, Politeknik Negeri Samarinda (Polnes) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM).
Kegiatan bertema “Peningkatan Produktivitas dan Kualitas Kelapa Sawit dengan Pelatihan Menggunakan Mesin Pancang Tarik di Gapoktan Seroja Tani, Desa Batuah tersebut berlangsung pada Jumat (11/9).
Acara PkM digelar sebagai salah satu bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam meningkatkan kompetensi dan produktivitas masyarakat, khususnya para petani kelapa sawit.
Kegiatan pengabdian tersebut dipimpin oleh Ketua Pengabdian, Prof Dr Ir Rospitah Sihombing, MT bersama tim pengabdian Politeknik Negeri Samarinda.
Sasaran utama kegiatan adalah anggota Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Seroja Tani Desa Batuah, yang sebagian besar memiliki aktivitas dan mata pencaharian yang berkaitan dengan sektor perkebunan kelapa sawit.
Pelatihan mesin pancang tarik diberikan sebagai upaya memperkenalkan teknologi dan metode kerja yang lebih efektif kepada kelompok tani.
Penggunaan mesin pancang tarik diharapkan dapat membantu petani dalam melaksanakan pekerjaan di areal perkebunan secara lebih efisien, sehingga dapat mengurangi beban pekerjaan manual serta meningkatkan produktivitas tenaga kerja.
Dalam kegiatan tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan penjelasan mengenai prinsip kerja mesin pancang tarik, tetapi juga memperoleh pelatihan secara langsung melalui praktik penggunaan mesin.
Tim pengabdian memberikan pemahaman mengenai pengoperasian, teknik penggunaan yang tepat, serta aspek keselamatan dan perawatan mesin agar peralatan dapat digunakan secara optimal dan berkelanjutan.
Menurut tim pengabdian, penerapan teknologi tepat guna pada sektor perkebunan merupakan salah satu langkah penting untuk meningkatkan efisiensi kerja petani.
Dengan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam mengoperasikan mesin, petani diharapkan mampu mengoptimalkan waktu dan tenaga dalam kegiatan perkebunan sehingga berdampak terhadap peningkatan produktivitas dan kualitas hasil kelapa sawit.
Kegiatan ini juga menjadi sarana transfer pengetahuan dan teknologi dari perguruan tinggi kepada masyarakat.
Politeknik Negeri Samarinda berupaya tidak hanya menjalankan fungsi pendidikan, tetapi juga berperan aktif dalam memberikan solusi teknologi yang dapat diterapkan secara langsung oleh masyarakat sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Antusiasme peserta terlihat selama proses pelatihan dan praktik berlangsung.
Para anggota Gapoktan Seroja Tani mendapatkan kesempatan untuk memahami secara langsung cara kerja mesin pancang tarik sekaligus mencoba penerapannya.
Melalui metode pelatihan yang menggabungkan teori dan praktik, peserta diharapkan memiliki pengalaman yang lebih baik dalam menggunakan teknologi tersebut di lingkungan perkebunan.
Ketua Pengabdian, Prof Dr Ir Rospitah Sihombing, MT, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian perguruan tinggi terhadap pengembangan masyarakat, khususnya dalam mendukung peningkatan kemampuan petani melalui pemanfaatan teknologi tepat guna.
“Kami berharap pelatihan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi anggota Gapoktan Seroja Tani. Penguasaan teknologi dan keterampilan penggunaan mesin diharapkan dapat membantu meningkatkan efisiensi kerja serta produktivitas perkebunan kelapa sawit,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, Rospitah berharap kerja sama dengan masyarakat Desa Batuah dapat terus dikembangkan dalam berbagai program pengabdian berikutnya.
Pendampingan secara berkelanjutan diharapkan mampu mendorong masyarakat untuk semakin mandiri dalam memanfaatkan teknologi, meningkatkan produktivitas usaha perkebunan, serta mendukung peningkatan kesejahteraan petani kelapa sawit.
Kegiatan PkM ini sekaligus menjadi bukti nyata komitmen Politeknik Negeri Samarinda dalam mengimplementasikan ilmu pengetahuan dan teknologi kepada masyarakat serta mendukung pembangunan daerah melalui pemberdayaan masyarakat berbasis teknologi tepat guna.
Editor : Hernawati