KALTIMPOST.ID, Perkembangan dunia digital membuka semakin banyak peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha.
Namun, peluang tersebut juga menghadirkan persaingan yang semakin dinamis.
Untuk memperkuat kesiapan pelaku usaha menghadapi tantangan tersebut, PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Mahakam mengoptimalkan program wirausaha melalui sosialisasi dan fasilitasi usaha di Aula Utama Pangempang, Kecamatan Muara Badak pada, Senin (21/9).
Kegiatan ini memberikan pemahaman mengenai Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Sertifikat Halal sebagai bagian dari penguatan fondasi usaha.
Materi yang diberikan juga membekali pelaku usaha dengan wawasan untuk meningkatkan kredibilitas produk sekaligus merespons kebutuhan pasar di tengah perkembangan ekonomi digital.
Manager PLN Indonesia Power UBP Mahakam, Syafi’i, menegaskan bahwa penguatan wirausaha harus menyentuh kebutuhan nyata pelaku usaha agar mampu bertahan dan berkembang di tengah persaingan.
“Di tengah persaingan yang semakin terbuka, pelaku usaha harus memiliki fondasi yang kuat untuk berkembang. NIB dan Sertifikat Halal bukan sekadar dokumen, tetapi menjadi pintu untuk membangun kepercayaan dan memperluas peluang usaha. Kami ingin pendampingan ini memberikan akses yang nyata, sehingga pelaku usaha tidak hanya memahami apa yang harus dilakukan, tetapi juga dapat langsung mengambil langkah untuk mengembangkan usahanya,” tegas Syafi’i.
Rangkaian kegiatan diisi pemaparan materi, sesi tanya jawab, serta pendampingan langsung dalam proses pembuatan NIB dan pengajuan sertifikat halal.
Pelaku usaha juga mendapatkan ruang untuk berkonsultasi mengenai kebutuhan dan kendala yang dihadapi dalam menjalankan bisnis.
Kegiatan turut dilengkapi klinik konsultasi usaha yang memberikan arahan terkait pengembangan bisnis sesuai kebutuhan masing-masing.
Pendekatan tersebut diharapkan membantu pelaku usaha menentukan langkah yang lebih tepat dalam mengembangkan potensi dan memperluas pasar.
Melalui program ini, PLN Indonesia Power UBP Mahakam mendorong pelaku usaha semakin siap menghadapi persaingan di era digital melalui penguatan kapasitas, pemanfaatan teknologi, dan kemampuan membaca peluang.
Upaya ini menjadi bagian dari pemberdayaan masyarakat untuk memperkuat fondasi wirausaha serta membuka peluang ekonomi yang lebih luas.
Editor : Hernawati