KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Gelaran Open Tournament & Festival Shoto-Kai Cup III Se-Kalimantan Timur Tahun 2026 sukses diselenggarakan mulai pada Sabtu dan Minggu, 10- 11 Oktober 2026, bertempat di Auditorium SMP Negeri 1 Samarinda, Kalimantan Timur.
Kegiatan ini berlangsung dengan mengusung tema “SATU TEKNIK. SATU HATI. SATU KEMENANGAN.”
Tema tersebut menjadi semangat bagi para peserta untuk terus meningkatkan kemampuan, mempererat persaudaraan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas dalam dunia olahraga bela diri karate.
Turnamen dan festival ini menjadi wadah bagi para atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya, mengasah keterampilan teknik, serta menguji hasil latihan yang telah dijalani.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi para peserta untuk menambah pengalaman bertanding, membangun rasa percaya diri, dan memperluas jaringan persahabatan antar atlet di Kalimantan Timur.
"Melalui kompetisi ini, nilai-nilai disiplin, keberanian, fokus, kerja keras, dan rasa hormat diharapkan semakin tertanam dalam diri setiap atlet. Karate bukan hanya tentang kemampuan mengalahkan lawan, tetapi juga tentang membentuk karakter, mengendalikan diri, dan menghargai setiap proses perjuangan," ungkap M Ardiansyah ketua panitia kegiatan.
Ditambahkan oleh ketua Panitia Muhammad Ardiansyah, S.PD, Semangat “Satu Teknik, Satu Hati, Satu Kemenangan” juga menggambarkan pentingnya kebersamaan dan kekompakan dalam mencapai prestasi. Setiap atlet diharapkan mampu bertanding dengan penuh semangat, menjunjung tinggi aturan pertandingan, serta menerima hasil kompetisi dengan jiwa besar.
Baca Juga: Brimob Polda Kaltim Punya Karateka Tangguh, Bripda Syaiful Sabet Juara Wadokai Cup
Lebih lanjutnya M Ardiansyah menambahkan, Kesuksesan penyelenggaraan Shoto-Kai Cup III Se-Kaltim Tahun 2026 diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para atlet, pelatih, dan seluruh insan olahraga karate untuk terus mengembangkan potensi serta melahirkan generasi atlet yang berprestasi dan berkarakter.
"Dengan terselenggaranya kegiatan ini, pembinaan olahraga karate di Kalimantan Timur diharapkan semakin berkembang, sekaligus membuka peluang bagi atlet-atlet muda untuk meraih prestasi yang lebih tinggi di tingkat regional maupun nasional," harapan M Ardiansyah.
Ketua Umum Shoto-Kai Kota Samarinda, Muhammad Iman Mustafa, S.E, menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas kelancaran serta kesuksesan gelaran tahunan ini. Menurutnya, keberhasilan acara ini tidak lepas dari kerja keras panitia, dedikasi para pelatih, serta semangat juang tinggi para atlet yang bertanding.
"Kami sangat bersyukur dan bangga Open Tournament & Festival Shoto-Kai Cup III Se-Kaltim 2026 ini berjalan dengan lancar, aman, dan sukses. Ini adalah bukti nyata komitmen kami dalam membina serta melahirkan bibit-bibit atlet karate berbakat di Kalimantan Timur," ujar Iman.
Melihat antusiasme peserta yang luar biasa dalam kategori Tournament maupun Festival, Iman optimistis bahwa masa depan cabang olahraga karate di Kalimantan Timur, khususnya di Samarinda, akan semakin gemilang.
Ia berharap para juara tidak cepat berpuas diri dan terus mengasah kemampuan untuk menghadapi kejuaraan di tingkat nasional maupun internasional. Sementara bagi peserta yang belum meraih medali, ia berpesan agar menjadikan pengalaman ini sebagai cambuk motivasi untuk latihan lebih keras.
"Kesuksesan Shoto-Kai Cup III ini menjadi modal berharga bagi kami untuk menyelenggarakan gelaran yang lebih besar dan berkualitas di masa mendatang. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung penuh kegiatan ini," imbuhnya.
Ketua Umum Shoto Kai Provinsi Kaltim Suyanto, S.Sos juga mengatakan, Dengan berakhirnya Shoto-Kai Cup III 2026 ini, Suyanto optimis bahwa regenerasi atlet karate di Kalimantan Timur berjalan dengan sangat baik.
Ia berharap para juara yang lahir dari ajang ini terus berlatih dengan disiplin tinggi tanpa cepat berpuas diri, sementara bagi yang belum berhasil agar tetap semangat dan menjadikan kegagalan sebagai batu loncatan menuju kemenangan di masa depan.
"Teruslah berlatih dengan semangat ksatria. Jadikan Shoto-Kai sebagai wadah membentuk generasi muda Kaltim yang disiplin, tangguh, dan berprestasi," kata Suyanto.
Kami sangat mengapresiasi kerja keras panitia pelaksana, wasit juri, dan Pengurus Cabang Shoto-Kai Samarinda, serta seluruh kontingen yang hadir.
Turnamen ini bukan sekadar mencari siapa yang menang atau kalah, melainkan wujud konsistensi kita dalam membina prestasi olahraga sejak usia dini.
Sebagai informasi, untuk diketahui secara umum dalam kegiatan ini ada 265 Atlet yang mengikuti kejuaraan ini, peserta terdiri dari Kota Samarinda, Balikpapan dan Tenggarong, ajang tersebut memperebutkan Piala juara 1,2 dan 3, ada juga juara harapan 1, 2, 3 serta juara best the best putra dan putri, yang tidak kalah penting adalah para Juara diberikan medali, piagam, piala dan uang pembinaan bagi pemegang Juara Umum. ***
Editor : Dwi Puspitarini