Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Samarinda siap mengawal rekapitulasi suara kader PP yang mengikuti kontestasi Pemilihan Umum 2024. Mulai tingkat kota, provinsi, hingga DPR.
KETUA MPC PP Samarinda Mansyah memastikan, agenda itu adalah bagian dari membantu pemerintah menciptakan pemilu yang bersih, jujur, dan adil. “Kami sebagai organisasi masyarakat, tentu harus mengawal suara para kader kami yang bersaing pada Pemilu 2024, meski mereka berasal dari partai politik yang berbeda,” ucapnya, Selasa (19/2).
Ia menyebut, pihaknya siap menurunkan puluhan ribu kader PP se-Samarinda. Salah satu upaya yang dilakukan, yakni meminta kader untuk mengambil foto C hasil maupun C hasil salinan dari 2.563 tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar se-Samarinda.
“Anggota kami sudah mengumpulkan C hasil maupun C hasil salinan dari seluruh TPS. Itu adalah wujud upaya kami memantau suara para kader. Jangan sampai terjadi kecurangan. Itulah wujud kepedulian kami selaku organisasi masyarakat untuk menciptakan pemilu yang jujur dan adil,” ucap pria yang akrab disapa Ancah itu.
Dia menyatakan, pihaknya akan memantau dan mengawasi proses perhitungan suara hingga para kader dilantik.
“Kami harus mengawal suara masyarakat yang memercayakan suara mereka ke kader PP yang ikut berkontestasi. Tentu harus dimulai dari proses penghitungan dari tingkat TPS, kecamatan, kota hingga provinsi. Sudah menjadi tanggung jawab kami untuk menciptakan pemilu yang bersih bagi masyarakat,” ucapnya.
Menurutnya, komitmen dan konsistensi untuk mengawal Pemilu 2024 agar terselenggara secara langsung, umum, bebas dan rahasia, serta jujur dan adil itu juga sesuai slogan PP, yakni Sekali Layar Terkembang, Surut Kita Berpantang.
“Maksudnya, kami akan konsisten agar pemilu tahun ini berlangsung sesuai pilihan masyarakat. Jangan sekali-kali mengakali atau mencurangi pilihan masyarakat. Kami akan lawan, tidak akan mundur,” ucapnya.
Ancah menyebut salah satu contoh kader terbaik PP yang akan dikawal proses rekapitulasi perhitungan suaranya, yakni Nabil Husien Said Amin Alrasydi. “Ya, Adinda Nabil salah satunya. Masih banyak kader yang bertarung dalam kontestasi pemilu, dan berhasil mendapat suara signifikan untuk duduk sebagai anggota dewan,” pungkasnya. (pms/luc/rom)
Editor : Romdani.