Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Abdulloh Raih Suara Terbanyak, Berpotensi Jadi Ketua DPRD Kaltim

Muhammad Ridhuan • Minggu, 31 Maret 2024 | 09:00 WIB

 

Caleg DPRD Kaltim sekaligus Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh
Caleg DPRD Kaltim sekaligus Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh

BALIKPAPAN-Perolehan suara Abdulloh tidak terbendung. Calon anggota legislatif (caleg) DPRD Kaltim dari Daerah Pemilihan (Dapil) Balikpapan itu menjadi jawara di antara 55 caleg terpilih yang bakal duduk di Karang Paci, sebutan Gedung DPRD Kaltim di Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024. Berdasarkan hasil pleno rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim pada 8-10 Maret lalu, caleg dari Partai Golkar itu meraih 48.180 suara.

Sebagai politikus kawakan, Abdulloh juga mengungguli rekan separtainya dari dapil yang sama yang juga ketua DPRD Kaltim saat ini, Hasanuddin Mas’ud di posisi kedua dengan raihan 42.885 suara. Pria kelahiran Brebes, Jawa Tengah itu pun layak menduduki kursi ketua DPRD Kaltim.

Namun kepada Kaltim Post, Abdulloh membumi. Dirinya masih menunggu keputusan partai politik (parpol). “Layak atau tidaknya saya menjadi ketua DPRD (Kaltim) sepenuhnya saya serahkan pada kebijakan dan mekanisme partai,” ungkap Abdulloh yang saat dihubungi awak Kaltim Post tengah berada di Jakarta, Jumat (29/3).

Meski mendominasi perolehan suara, secara singkat, pria berusia 59 tahun tersebut mengungkapkan hasil yang diraihnya itu belum sesuai target yang ingin dicapai. Dengan statusnya sebagai ketua DPRD Balikpapan dua periode (2014-2019 dan 2019 – 2024), dirinya sejak awal kontestasi Pileg 2024 menargetkan lebih dari 50 ribu suara.

“Tetapi alhamdulillah. Berkat rida Allah SWT, saya masih meraih suara terbanyak se-Kaltim bahkan se-Kalimantan untuk posisi caleg tingkat provinsi,” ucap sekretaris Golkar Balikpapan itu.

Lantas, bagaimana dirinya bisa sukses dalam capaiannya tersebut? Abdulloh mengungkapkan strateginya cukup rajin turun ke masyarakat dan dekat dengan rakyat. Dia mengakui terkait logistik yang cukup untuk meraih simpati pemilih. Faktor tersebut yang menjadi modalnya mampu naik tingkat dari DPRD tingkat II ke tingkat I.

“Peraih suara terbanyak karena dekat dengan rakyat. Tetapi, semua karena kuasa dan rida Allah SWT. Tanpa rida-Nya dan seizin Allah SWT tidak mungkin saya dapat meraih suara terbanyak tersebut,” ucapnya.

Suara Abdulloh bisa disebut ikut menyumbang tinggi secara umum perolehan suara Golkar di Benua Etam. Di mana Golkar didapuk sebagai pemegang suara tertinggi dalam Pileg 2024 Kaltim. Partai berlambang pohon beringin tersebut sukses meraih sebanyak 538.147 suara. Tidak hanya mengantarkan dua kadernya, yakni Rudy Mas’ud dan Hetifah Sjaifudian ke Senayan, sebutan Gedung DPR RI, namun membawa Golkar mendominasi 15 kursi di DPRD Kaltim.

Dari pleno KPU Kaltim, dominasi Golkar di Karang Paci terlihat di lima dari enam dapil. Untuk Dapil 6 (Bontang, Kutim, Berau), Golkar mampu meraih 4 dari 12 kursi. Untuk Dapil 1 (Samarinda), Dapil 2 (Balikpapan), Dapil 4 (Kutai Kartanegara), Golkar meraih tiga kursi. Sementara untuk Dapil 3 (Penajam Paser Utara-Paser) mendapat 2 dari 7 kursi. Hanya di Dapil 5 (Kutai Barat – Mahakam Ulu), Golkar absen mengirimkan wakilnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat DPP Partai Golkar Hetifah Sjaifudian mengungkapkan, diberikannya ruang terbuka oleh Golkar kepada caleg-caleg-nya menjadi strategi yang berhasil mendongkrak suara di Kaltim. Namun, tetap mempertimbangkan unsur kekuatan partai di dapil tersebut dan kekuatan caleg itu sendiri.

“Kekuatan salah satu caleg itu tidak boleh dominan dengan caleg lain. Karena jika hanya ada satu caleg yang terlalu kuat, maka caleg lain pasti tidak bersemangat,” ucap Hetifah.

Tentu strategi itu juga didukung posisi Golkar dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Dengan kekuatan partai dan sebagai pengusung utama, ujung tombak pasangan Prabowo – Gibran, Golkar meraih efek positif di Kaltim. Hetifah melihat faktor lain besarnya suara Golkar di Kaltim. Faktor tersebut berasal dari tingginya pemilih pemula khususnya generasi muda.

“Strategi caleg-caleg Golkar seperti saya memanfaatkan media sosial. Sehingga, mampu memberikan keyakinan kepada pemilih muda untuk memilihnya,” ucap wakil ketua Komisi X DPR RI tersebut.

Dengan perolehan suara Golkar di Kaltim saat ini, lanjut Hetifah, memiliki implikasi besar terhadap strategi untuk Pilkada 2024 mendatang. Termasuk Kaltim, dirinya mengungkapkan pengurus Golkar dipastikan akan berjuang untuk melanjutkan kesuksesan di pileg dan pilpres di pilkada yang berlangsung November nanti. Terlebih ketua Golkar Kaltim Rudy Mas’ud disebut-sebut bakal maju menjadi calon gubernur.

Diketahui, KPU Kaltim telah menerbitkan Keputusan Penetapan Suara Sah Partai Politik Peserta Pemilu Anggota DPRD Kaltim Tahun 2024. Dalam Keputusan Nomor 30 Tahun 2024 tersebut Golkar meraih perolehan suara sebanyak 512.660 atau sekitar 24,78 persen dari total suara sah 2.068.028. (rom)

Editor : Romdani.