KALTIMPOST.ID, Tol Cipularang adalah jalan tol yang menghubungkan Kecamatan Cikampek di Kabupaten Karawang dengan Kecamatan Padalarang di Kabupaten Bandung Barat.
Dengan kontur membelah bukit dan menyisir hutan, menjadikan jalan tol ini penuh tanjakan dan turunan panjang meliuk-liuk.
Sejak selesai dibangun dan diresmikan Presiden Bambang Susilo Yudhoyono pada 7 Juni 2005, Tol Cipularang memang dikenal horor karena selalu terjadi kecelakaan maut.
Berikut adalah daftar kecelakaan yang terjadi di Tol Cipularang dari 2005 hingga 2024, yakni sejak awal beroperasi hingga saat ini.
Tahun 2005
Selasa, 6 September, kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Tol Cipularang yang mengakibatkan 3 orang tewas dan 13 korban luka.
Peristiwa tersebut diduga karena pengemudi mengantuk dan belum menguasai medan hingga membuat mobil Elf berpelat T 7633 DA menabrak beton pembatas jalan lalu terjun ke jurang.
Tahun 2006
Pada Desember 2006, di Tol Cipularang, KM 101, perbatasan antara Kota Cimahi dan Purwakarta, terjadi kecelakaan yang menewaskan Inspektur Jenderal Departemen Kominfo, Mayor Jenderal TNI M Idris Gassing.
Kronologinya, diduga karena berkendara di tengah hujan yang menyebabkan ban mobil Mitsubishi L-200 milik Irjen selip hingga menabrak gadril tol.
Tahun 2009
Selasa 21 Juli, tabrakan beruntun yang melibatkan lima kendaraan terjadi di jalan Tol Cipularang, KM74/800, jalur dari arah Jakarta-Bandung.
Penyebabnya, empat sapi yang dibawa truk bak terbuka berlompatan ke jalan raya. Ini membuat kendaraan lain mengerem mendadak dan membuat tabrakan beruntun.
Tahun 2011
Pada 3 September 2011, penyanyi dangdut Saiful Jamil mengalami kecelakaan di Tol Cipularang, Km 79, ruas Padalarang, di sisi menuju arah Jakarta.
Kecelakaan tunggal itu menewaskan Virginia Anggraeni, istrinya.
Konstruksi jalan yang sedikit bergelombang menanjak dan menurun diduga membuat pengemudi kesulitan dalam mengendalikan mobil hingga terjadi kecelakaan.
Tahun 2012
Pada 22 Desember 2012, di jalan Tol Cipularang, KM 100, pada titik perbatasan Purwakarta-Bandung, terjadi kecelakaan maut antara bus pariwisata Perusahaan Otobus Tristart nopol R-1696-EA dengan sebuah truk tronton yang memakan tujuh korban jiwa dan puluhan lain luka-luka.
Diduga karena mengantuk, pengemudi yang membawa bus wisatawan Purbalingga, Jawa Tengah, itu saat melintas di Km 100 dengan kecepatan tinggi tiba-tiba oleng hingga bertabrakan dengan truk tronton pengangkut pasir.
Tahun 2013
Senin, 10 Juni 2013, terjadi tabrakan beruntun di jalan Tol Cipularang, Km 87, wilayah Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, yang menelan tiga korban jiwa dan enam luka-luka. Berawal dari Bus Pariwisata Symphonie dengan pelat nomor K 1646 BB menabrak beruntun lima mobil di depannya.
Tahun 2014
Pada Sabtu, 26 Agustus 2019, diduga karena sopir mengantuk, mengakibatkan minibus bernomor polisi B-1051-KI bertabrakan dengan truk tronton di jalan Tol Cipularang, Kilometer 87, wilayah Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.
Insiden tersebut membuat tiga korban meninggal dan enam luka-luka terpaksa dibawa ke Rumah Sakit MH Thamrin Purwakarta.
Tahun 2015
Pada 5 April 2015, Helmi Budiman, mantan wakil bupati Garut, mengalami kecelakaan di Tol Padalarang-Cileunyi Bandung, sekitar pukul 03.00 WIB.
Helmi yang terluka beserta istri dan anak-anaknya langsung mendapatkan merawatan medis di Rumah Sakit Santosa Bandung.
Tahun 2016
Pada 6 September 2016, Bus Primajasa bermuatan 40 penumpang menabrak dump truck Mitsubishi nomor polisi F 9888 AB dan minibus Daihatsu Grand Max pelat D 8571 EG.
Peristiwa itu mengakibatkan seorang meninggal dunia di Jalan Tol Cipularang Km 73.200/B Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.
Tahun 2017
Pada 18 Mei 2017, kecelakaan beruntun pada sepuluh kendaraan kembali terjadi di jalan Tol Cipularang, Kilometer 91, wilayah Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.
Peristiwa itu mengakibatkan satu orang meninggal di lokasi kejadian, dua orang meninggal di Rumah Sakit MH Thamrin, dua luka berat, dan 26 orang lainnya menderita luka ringan.
Tahun 2018
Rabu, 19 Desember 2018, di Jalan Tol Cipularang, Kilometer 108, terjadi kecelakaan beruntun lagi. Kali ini melibatkan enam kendaraan yang menyebabkan luka-luka pada 10 penumpang.
Tahun 2019
Pada 28 Januari 2019, kecelakaan tunggal Bus Bima Suci jurusan Bandung-Merak di Tol Cipularang, Km 70+400, mengakibatkan tujuh orang meninggal dunia.
Penyebabnya diduga pengemudi kontainer hilang kendali dan rem kendaraan kurang berfungsi, sehingga menabrak 6 kendaraan lainya.
Tahun 2020
Pada 12 September, minibus Luxio menabrak bagian belakang truk di Tol Cipularang, Km 80, yang menyebabkan tiga orang tewas dan tiga orang lainnya luka-luka.
Tahun 2021
Pada 16 Oktober, kembali terjadi kecelakaan di Km 91, Tol Cipularang. Dalam kejadian tersebut, bos Indomaret atau Merchandising Director PT Indomarco Prismatama Yan Bastian meninggal dalam.
Tahun 2022
Pada 26 Juni, kembali berulang kecelakaan beruntun di Km 92 Tol Cipularang. Sebanyak 17 kendaraan terlibat dalam insiden yang menyebabkan 4 orang luka berat dan puluhan lainnya luka ringan tersebut.
Tahun 2023
Tanggal 15 Juli, kecelakaan di Tol Cipularang, Km 113 A, menewaskan satu keluarga yang terdiri dari 1 ibu dan 2 anaknya.
Insiden terjadi ketika mobil Grand Livina yang dikemudikan Hermawati selaku korban melaju dengan kecepatan tinggi dan menabrak bagian belakang truk yang sedang berhenti di bahu.
Tahun 2024
Rabu 10 Juli, kembali terjadi kecelakaan beruntun di jalan Tol Cipularang, Km 85, Purwakarta, Jawa Barat, pukul 15.30 WIB.
Kecelakaan disebabkan Bus Primajasa yang tidak dapat mengendalikan laju kendaraan hingga menabrak delapan kendaraan di depannya.
Editor : Almasrifah