Karena dilatar belakangi oleh drumer, maka olahraga ini menggunakan stik drum, yang dalam pound dinamakan ripstix. Penggunaan ripstix, menjadi keunikan tersendiri bagi olahraga ini.
Sejak debut pertama kali olahraga ini pada 2011. Pound menjadi sangat digandrungi beberapa tahun belakangan, terkhususnya di Samarinda. Peminatnya hadir dari berbagai kalangan. Kebanyakan perempuan dari umur 18 sampai 60 tahun.
Salah satu instruktur pound atau biasa disebut dengan pound-pro di Samarinda, Shena Nadira, menjelaskan bahwa pound merupakan olahraga dengan program kardio atau pembakaran lemak, dengan intensitas yang tinggi yang terinspirasi oleh fitnes, pilates, yoga, dan permainan drum.
Dalam latihannya olahraga ini berfokus dari pinggul ke bawah dan menggunakan lutut sebagai topangan. “Posisinya banyak banget dan banyak squadnya,” jelas perempuan yang telah menjajal dunia pound sejak 2021 tersebut.
Shena mengatakan bahwa pound merambah ke Samarinda pada 2019. Memulai ketenaran pada 2021 hingga saat ini.
“Apalagi tahun 2023 ini menjadi puncak ketenarannya, kalau misal dikomparasikan lonjakan peserta pada 2022 hingga 2023 mengalami kenaikan peserta sebanyak 60 sampai 70 persen,” papar Shena. Hal itu dinilainya dari lonjakan peserta pada kelas-kelas yang dilatihnya.
Hal itu dibenarkan oleh pemilik studio U-fit, Melinda. “Peminat olahraga pound ini lumayan masif, bahkan pendapatan dari pound ini mendominasi kelas olahraga lainnya yang ada di studio kami. Sekitar 30-40 persen omset didapatkannya dari kelas pound dibandingkan kelas-kelas lainnya,” kata Melinda saat diwawancarai di studio U-fit 1 di jalan Pangeran Suriansyah. Pada Rabu (8/11).
U-fit menyediakan kelas-kelas olahraga seperti aerobik, zumba, muay thai, strong nation, fit max dan pound, namun menurut Melinda saat ini pound yang paling sering dicari oleh kebanyakan pengunjung.
Bahkan kelas pound dibuka tiap harinya di dua studio salah satunya yang berada di kompleks ruko jalan Juanda 8 dan tidak pernah sepi peserta. Saat ini kouta tiap kelas pound sekitar 60 kouta.
Besarnya atensi masyarakat untuk pound ini menjadi ladang bisnis yang segar bagi Melinda yang telah menyediakan kelas pound dari 2021. “Semakin kesini orang-orang sudah mengerti pentingnya hidup sehat dan olahraga, maka dari itu saya terinspirasi untuk terus menghadirkan kelas-kelas olahraga termasuk pound ini,” terang Melinda.
Melihat peluang besar yang hadir Melinda pun berinisiatif menghadirkan event-event lainnya, pada tahun ini pun dia membuat event besar yang dihadiri oleh guest star dari ibu kota bahkan luar negeri dan baru-baru ini mengadakan event parade hallowen hal ini ternyata menambah antusiasme yang besar dari masyarakat.
Editor : Uways Alqadrie