Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Kakek 78 Tahun Cabuli Bocah Tetangganya Sendiri di Makroman

Eko Pralistio • Selasa, 23 Juli 2024 | 12:53 WIB

Photo
Photo
KALTIMPOST.ID, Usia sudah senja. Hendak berjalan pun sulit. Pria berinisial S itu ketika berjalan tertatih-tatih. Namun soal urusan sahwat, kakek berusia 78 tahun tersebut masih menggebu.
Bosan dengan istrinya karena lanjut usia, kakek itu mencari pelampiasan lain. Dia menyasar bocah berusia 8 tahun, yang juga tetangganya sendiri. Usut punya usut, si kakek ini sudah melancarkan aksinya sebanyak dua kali.

Untuk yang pertama, dilakukan pada Kamis (18/7), sekitar pukul 16.00 Wita. Saat itu, korban dipanggil ke rumah kakek tersebut. Kebetulan pria setengah abad itu tengah bersantai di depan rumah halamannya. Nah, setelah bocah itu menghampiri kakek itu, barulah dia melangsungkan aksinya.

“Sedangkan untuk yang kedua kalinya pelaku melakukan di rumah korban, 20 Juli 2024. Saat itu korban sedang tidur dan pelaku melakukan tindakan pencabulan. Kemudian pelaku berteriak dan akhirnya orang tua korban mendengar. Kejadian kedua ini dilakukan sekitar pukul 09.00 Wita,” ucap Kapolsek Samarinda Kota, Kompol Tri Satria Firdaus.

Orang tua bocah itu kecewa. Dia melaporkan ke polisi. Dua hari setelah peristiwa, Tim Polsek Samarinda Kota mulai bergerak mencari kakek tersebut. Sekitar pukul 20.00 Wita, di Jalan Propinsi, Kelurahan Makroman, Kecamatan Sambutan, pria setengah abad itu diciduk di rumahnya.

“Selanjutnya dilakukan interogasi singkat, terduga pelaku mengakui perbuatannya sebanyak dua kali. Dari keterangan tersebut, pelaku diamankan ke polsek untuk diproses sesuai dengan hukum yang berlaku,” pungkasnya.ST.ID, Usia sudah senja. Hendak berjalan pun sulit. Pria berinisial S itu ketika berjalan tertatih-tatih. Namun soal urusan sahwat, kakek berusia 78 tahun tersebut masih menggebu. 

Bosan dengan istrinya karena lanjut usia, kakek itu mencari pelampiasan lain. Dia menyasar bocah berusia 8 tahun, yang juga tetangganya sendiri. Usut punya usut, si kakek ini sudah melancarkan aksinya sebanyak dua kali. 

Untuk yang pertama, dilakukan pada Kamis (18/7), sekitar pukul 16.00 Wita. Saat itu, korban dipanggil ke rumah kakek tersebut. Kebetulan pria setengah abad itu tengah bersantai di depan rumah halamannya. Nah, setelah bocah itu menghampiri kakek itu, barulah dia melangsungkan aksinya. 

“Sedangkan untuk yang kedua kalinya pelaku melakukan di rumah korban, 20 Juli 2024. Saat itu korban sedang tidur dan pelaku melakukan tindakan pencabulan. Kemudian pelaku berteriak dan akhirnya orang tua korban mendengar. Kejadian kedua ini dilakukan sekitar pukul 09.00 Wita,” ucap Kapolsek Samarinda Kota, Kompol Tri Satria Firdaus.

Orang tua bocah itu kecewa. Dia melaporkan ke polisi. Dua hari setelah peristiwa, Tim Polsek Samarinda Kota mulai bergerak mencari kakek tersebut. Sekitar pukul 20.00 Wita, di Jalan Propinsi, Kelurahan Makroman, Kecamatan Sambutan, pria setengah abad itu diciduk di rumahnya. 

“Selanjutnya dilakukan interogasi singkat, terduga pelaku mengakui perbuatannya sebanyak dua kali. Dari keterangan tersebut, pelaku diamankan ke polsek untuk diproses sesuai dengan hukum yang berlaku,” pungkasnya.

Editor : Uways Alqadrie
#pemerkosaan #anak-anak #samarinda