Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Jembatan Pulau Balang: Diresmikan Presiden Dahulu, Dibuka untuk Masyarakat Kemudian

Rikip Agustani • Jumat, 2 Agustus 2024 | 15:26 WIB
SIMBOLIS: Peresmian Jembatan Pulau Balang oleh Presiden Jokowi bersama influencer. (FOTO: Ist)
SIMBOLIS: Peresmian Jembatan Pulau Balang oleh Presiden Jokowi bersama influencer. (FOTO: Ist)

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Masyarakat Kalimantan Timur (Kaltim) masih perlu bersabar sedikit lagi untuk menikmati berkendara di Jembatan Pulau Balang.

Meskipun pembangunan jembatan ini telah rampung sepenuhnya dan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada Minggu (28/7) lalu, infrastruktur jalan pendukungnya masih belum selesai.

Pembangunan tiga seksi di Tol Ibu Kota Nusantara (IKN), yakni Seksi 3A, Seksi 3B, dan Seksi 5A yang berada di sisi Balikpapan, ditargetkan selesai pada akhir tahun ini. Sehingga, Jembatan Pulau Balang bisa dibuka untuk umum pada Desember 2024.

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim, Reiza Setiawan, menegaskan bahwa pembangunan fisik Jembatan Pulau Balang sudah 100 persen selesai.

Pembangunan fisik jembatan yang menghubungkan Balikpapan dengan Penajam Paser Utara (PPU) tersebut dilaksanakan dari tahun 2015 hingga 2021, menggunakan anggaran dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk negara sekitar Rp 1,4 triliun.

"Jadi sudah layak diresmikan Presiden. Yang sedang dikerjakan sekarang adalah beautifikasi (lampu dan cat) dan akan selesai pada tahun 2024," katanya kepada Kaltim Post, Kamis (1/8).

Kepala Bidang (Kabid) Pembangunan Jalan dan Jembatan BBPJN Kaltim, David E. Pasaribu, menambahkan bahwa Jembatan Pulau Balang merupakan bagian dari jaringan jalan dari Balikpapan menuju IKN.

Meskipun jembatan tersebut sudah selesai dikerjakan pada tahun 2021, akses jalan pendukungnya di sisi Balikpapan belum tuntas, sehingga belum bisa digunakan untuk umum.

"Dari sisi Balikpapan, saat ini sedang pengerjaan Tol Seksi 5A. Sehingga dari sisi Balikpapan masih belum bisa diakses," imbuhnya.

Sementara itu, dari sisi PPU, jembatan bisa diakses melalui jalan eksisting yang sebelumnya dibangun oleh Pemkab PPU.

Secara struktur jaringan, Jembatan Pulau Balang sudah selesai, namun masih memerlukan pekerjaan beautifikasi yang berpotensi menyebabkan jatuhan material, sehingga belum bisa diakses masyarakat.

"Jembatan ini bisa dibuka untuk umum apabila tol sudah beroperasi dan beautifikasi sudah selesai," lanjut David.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) saat ini tengah menyelesaikan pembangunan tiga ruas Seksi Tol IKN.

Yakni Seksi 3A Segmen Karangjoang - KKT Kariangau sepanjang 13,4 kilometer dengan progres fisik sebesar 81,56 persen, Seksi 3B Segmen KKT Kariangau - Sp. Tempadung sepanjang 7,347 kilometer dengan progres fisik sebesar 92,48 persen, dan Seksi 5A Segmen Sp. Tempadung - Jembatan Pulau Balang sepanjang 6,675 kilometer dengan progres fisik sebesar 88,83 persen.

Ketiga ruas jalan tol ini akan rampung pada Desember 2024.

"Jembatan Pulau Balang pada tanggal 17 Agustus 2024 dibuka hanya untuk peserta upacara di IKN dan akan dibuka untuk umum pada bulan Desember 2024. Sehingga, Jembatan Pulau Balang bisa diakses masyarakat umum sebagai jaringan jalan dari dan menuju IKN pada akhir tahun 2024," ungkap mantan Kasatker P2JN Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) XIV Palu ini.(*)

Editor : Thomas Dwi Priyandoko
#jembatan Pulau Balang