PDIP Kaltim Serahkan Rekomendasi Pengusungan Pilkada Bontang, Kubar, dan Mahulu

Bayu Rolles • Dipublikasikan Jumat, 9 Agustus 2024 | 17:07 WIB
SUDAH FINAL: Penyerahan Dukungan PDIP di Pilkada Bontang, Mahulu, dan Kubar . Rekomendasi dari DPP diserahkan ke pasangan calon yang akan diusung, Jumat (9/8). (Foto: Bayu)
SUDAH FINAL: Penyerahan Dukungan PDIP di Pilkada Bontang, Mahulu, dan Kubar . Rekomendasi dari DPP diserahkan ke pasangan calon yang akan diusung, Jumat (9/8). (Foto: Bayu)

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA-DPD PDIP Kaltim menyerahkan surat rekomendasi untuk tiga bakal pasangan calon (bapaslon) di Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 di tiga kabupaten/kota se-Kaltim.

Tiga Bapaslon itu, Najirah dan Muhammad Aswar untuk Pilkada Bontang; Yohannea Avun dan Juan Jenau di Pilkada Mahakam Ulu (Mahulu); dan Frederick Edwin dan Nanang Adriani di Pilkada Kubar.

Sekretaris DPD PDIP Kaltim Ananda Emira Moeis menerangkan terbitnya rekomendasi ini melalui proses yang panjang dan melelahkan.

"Dari penjaringan hingga uji kelayakan dan kepatutan bakal calon yang akan diusung oleh DPP," ungkapnya dalam sambutan penyerahan tiga rekomendasi tersebut di Sekretariat DPD PDI Perjuangan Kaltim, Jumat 9 Agustus 2024.

Nanda, begitu dia disapa, menegaskan calon kepala daerah atau wakil kepala daerah yang diusung partai berlambang banteng moncong putih merupakan figur yang membawa visi kemajuan dalam pembangunan daerah.

Ditambah, PDIP juga mengusung kader terbaiknya untuk berlaga di kontestasi politik yang ada.

Sebut saja, Najirah. Wakil Wali Kota Bontang periode 2020-2024 itu sudah punya rekam jejak mumpuni dalam memimpin Kota Taman.

"Ditambah, wakilnya merupakan figur yang ingin membangun Bontang lebih maju," tuturnya.

Di Mahulu, ada kader tulen banteng moncong putih, Juan Jenau. Sementara di Kubar ada Frederick Edwin yang merupakan anak penggawa dan pendiri PDIP di Kubar, Ismail Thomas.

"Ini sejalan dengan keinginan DPP untuk bisa mengusung kader sendiri," tuturnya.

Untuk kabupaten/kota lain, Nanda mengaku masih menunggu keputusan DPP dalam memutuskan ke mana arah dukungan.

"Yang pasti bulan ini, kan pendaftaran dibuka 27 Agustus nanti. Sebelum itu pasti akan diumumkan," singkatnya. (*)

Editor : Thomas Priyandoko
pdip pdip kaltim Ananda Emira Moeis