Sebanyak 10 sekolah berasal dari 9 negara yang melibatkan 200 pelajar menunjukan karya dan kemampuan mereka di depan dewan juri.
Dari tiga kategori lomba yang diikuti, SMA Negeri 10 Samarinda berhasil menggondol gelar juara pertama di kategori Video Production, dan karya poster di posisi juara kedua.
Tema dari kompetisi tersebut adalah Marine Resources Define Tomorrows World atau Sumber Daya Kelautan Menentukan Dunia Masa Depan.
Wakil Kepala Bidang Humas SMA 10 Negeri Samarinda, Mushadi Iksan mengatakan, dalam keikutsertaan pada kompetisi NISC 2024 SMA 10 mendelegasikan 7 siswa/siswi terbaik.
Mereka adalah Aisyah Raudhatul Zahra, Carissa Valerie, Fabian Azizy Bachtiar, Kayyisiah Farizah Virani, Muhammad Aldika Ramadhana, Keneisha Zephania Sihaloho, dan Callista Aurellie Irawan. Sementara guru pendampingnya yakni Ismi Purnama Sari.
Pada dasarnya, sambung dia, tujuan mengikuti lomba tersebut adalah untuk memperkuat hubungan antar siswa dari berbagai negara. Sehingga dapat menciptakan jaringan
Kerjasama antar siswa dari berbagai negara tersebut, yang kemudian bisa menambah kemampuan peserta didik di masa yang akan datang.
“Ini yang ke-8 kami ikuti. Pada kesempatan ini, siswa atau siswi bisa menambah jaringan diusia muda yang kemudian diharapkan bisa bermanfaat di masa yang akan datang. Jadi, bukan hanya prestasi, namun jaringan dan komunikasi mereka untuk terus bisa bekerja sama kelak nanti,” ujarnya kepada Kaltim Post, Sabtu (10/8).
Kompetisi tersebut berlangsung sejak 5-9 Agustus. Namun, mereka belum bertolak ke Indonesia. Diperkirakan Mushadi, peserta didik beserta rombongan tiba Sabtu (10/8) sekitar pukul 12.00 Wita.
“Besok baru tiba di Samarinda. Mereka luar biasa. Bahkan ketika kompetisi berlangsung, ada alumni SMA 10 Samarinda yang berkarir dan tinggal di Bangkok. Pada kesempatan itu, mereka bisa bertukar pikiran,” kuncinya.
Editor : Uways Alqadrie