Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Babah Alun Mundur dari Partai Golkar dan Pencalonan Politik, Fokus Momong Cucu dan Bangun Masjid

Dwi Puspitarini • Senin, 12 Agustus 2024 | 08:40 WIB
Keputusan pengunduran diri Babah Alun diambil setelah keluarganya tidak setuju dengan keterlibatannya dalam dunia politik.
Keputusan pengunduran diri Babah Alun diambil setelah keluarganya tidak setuju dengan keterlibatannya dalam dunia politik.

 

 

KALTIMPOST.ID, Pengusaha jalan tol dan anggota Dewan Penasihat Partai Golkar, Jusuf Hamka, yang akrab disapa Babah Alun, secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari Partai Golkar serta pencalonannya sebagai calon wakil gubernur Jakarta dan Jawa Barat.

Keputusan ini diambil setelah keluarganya tidak setuju dengan keterlibatannya dalam dunia politik, serta pertimbangan untuk lebih fokus pada urusan keluarga.

"Iya, saya mengundurkan diri dari Golkar. Sebenarnya sejak awal keluarga memang tidak setuju saya berpolitik. Apalagi saya juga mau punya cucu bulan September ini," ungkap Jusuf kepada media, Minggu (11/8/2024).

Jusuf mengungkapkan bahwa keputusan untuk mundur ini juga dipengaruhi oleh pengunduran diri Airlangga Hartarto dari posisi ketua umum Partai Golkar sehari sebelumnya.

Menurut Jusuf, setelah mendengar kabar tersebut, ia merasa momen ini tepat untuk keluar dari dunia politik yang menurutnya terlalu keras dan kasar.

"Begitu saya dengar Pak Airlangga mundur, saya pikir momennya pas. Saya lebih baik fokus mengurus keluarga karena mereka meminta saya untuk membangun masjid di seluruh provinsi, Masjid Babah Alun," tambahnya.

Jusuf menyatakan bahwa ia merasa lebih bisa memberikan manfaat dengan menjadi pekerja sosial daripada terjun ke dunia politik.

Ia pun membandingkan dirinya dengan sosok Bunda Theresa, yang menurutnya lebih cocok dengan cita-citanya untuk memberikan manfaat bagi banyak orang.

"Saya kan orang yang baik-baik saja, yang lembut-lembut saja. Melihat Pak Airlangga memimpin partai politik dengan banyak hal yang keras dan kasar, saya khawatir tidak bisa mengikuti cara-cara seperti itu," ujarnya.

Pengunduran diri Jusuf Hamka dari Partai Golkar akan disampaikan secara resmi pada Senin (12/8/2024) melalui surat yang akan diserahkan kepada Sekretaris Jenderal Partai Golkar.

Sementara itu, Airlangga Hartarto sebelumnya mengumumkan pengunduran dirinya sebagai ketua umum Partai Golkar pada Sabtu (10/8/2024).

Ia menyebut bahwa keputusan tersebut diambil demi menjaga stabilitas transisi pemerintahan yang akan datang serta keutuhan Partai Golkar.

Dengan mundurnya dari dunia politik, Jusuf Hamka kini berencana untuk kembali fokus pada kegiatan sosial, termasuk proyek pembangunan masjid di seluruh Indonesia, sesuai dengan keinginan keluarganya. (*)

Editor : Dwi Puspitarini
#pilkada 2024 #jusuf hamka #pilkada jakarta #Babah Alun Mundur dari Partai Golkar #pilkada jawa barat