Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Piala Dunia 2026

HUT RI di IKN: Listrik 100 Persen Dipasok dari PLTS, PLN UIP KLT Andalkan Tiga Infrastruktur

Muhammad Ridhuan • Selasa, 13 Agustus 2024 | 10:17 WIB

LISTRIK BERSIH: PLTS IKN menjadi pemasok utama kelistrikan selama pelaksanaan HUT ke-79 RI nanti.  (FOTO: PLN FOR KP)
LISTRIK BERSIH: PLTS IKN menjadi pemasok utama kelistrikan selama pelaksanaan HUT ke-79 RI nanti. (FOTO: PLN FOR KP)
KALTIMPOST.ID, PT PLN (Persero) memastikan kesiapan utilitas jaringan kelistrikan di Ibu Kota Nusantara (IKN). Tidak hanya menjelang pelaksanaan HUT ke-79 Republik Indonesia (RI), namun juga untuk pemenuhan kebutuhan listrik ke depan di IKN. 

“PLN all out dalam penyiapan kelistrikan di IKN.

 

Dan dalam rangka perayaan HUT ke-79 RI di IKN, PLN akan memberlakukan skema pengamanan berlapis guna menjaga keandalan kelistrikan venue utama dan pendukung kegiatan,” ungkap General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP KLT) Raja Muda Siregar, Senin (12/8).

 

Disebutkannya, saat ini untuk pelaksanaan upacara dan kegiatan selama HUT RI di IKN, PLN memperkirakan kebutuhan listrik tertinggi di venue upacara yang mencapai 1,5 Megawatt (MW). Sesuai dengan ketersediaan listrik bersih di IKN saat ini yang telah mencapai 10 MW, masih terdapat cadangan daya yang cukup untuk mendukung persiapan dan pelaksanaan kegiatan nanti.

 

“Sumber listrik berasal dari PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) yang sudah bisa memasok 10 MW dari total 50 MW. PLN melalui PLN Nusantara Power sudah berhasil menyambung PLTS IKN ke jaringan transmisi tahap I tersebut. Artinya yang dipasok nanti 100 persen sumbernya dari pembangkit EBT (Energi Baru Terbarukan),” jelasnya.

Raja Muda Siregar (FOTO: IST)
Raja Muda Siregar (FOTO: IST)

Apa yang disampaikannya ini juga sebagai bentuk koreksi terhadap judul pemberitaan Laporan Khusus Kaltim Post edisi 11 Agustus 2024 yang berjudul “Listrik Masih Andalkan Tenaga Batu Bara”. 

 

Laporan Khusus ini mengulas terkait persiapan HUT ke-79 RI. Mulai dari infrastruktur dasar seperti jalan, air, dan listrik. Termasuk perkembangan dan kondisi terkini pembangunan IKN.

 

Untuk diketahui, pekerjaan PLTS dilakukan oleh PLN Nusantara Power, subholding PLN telah dilakukan Ground Breaking oleh Presiden sejak 2 November 2023 dan telah beroperasi 10 MW pada 29 Februari 2024 lalu. PLTS IKN 50 MW ini dibangun di atas lahan seluas 80 hektare dengan 21.600 panel surya sudah terinstal menjadi pionir penggunaan EBT di IKN.

Baca Juga: Elon Musk Minta Maaf, Wawancara Donald Trump di X Terkendala Masalah Teknis

TIGA INFRASTRUKTUR KELISTRIKAN

Raja juga menjelaskan, PLN UIP KLT telah menyelesaikan tiga proyek penyambungan kelistrikan untuk IKN dari sistem kelistrikan Mahakam, Juni lalu. Keberhasilan ini sebutnya, memberikan kepastian PLN untuk mengawal kesiapan kelistrikan menjelang upacara Hari Kemerdekaan Indonesia di IKN, 17 Agustus nanti.

 

Ketiga proyek tersebut yakni, Gas Insulated Swicthyard (GIS) 4 IKN, Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150kV Kariangau — Landing Point GIS 4 IKN, Saluran Kabel Tegangan Tinggi (SKTT) 150kV Landing Point GIS 4 IKN — GIS 4 IKN.

 

“Dengan berhasil tersambungnya kelistrikan dari Sistem Mahakam untuk stream 1, PLN UIP KLT telah memberikan kontribusi nyata dalam rangka persiapan kelistrikan menjelang HUT ke-79 RI di IKN. Diharapkan pada saat pelaksanaannya berjalan lancar tanpa hambatan,” ujarnya.

 

Raja juga menyatakan bahwa pihaknya telah bekerja keras untuk menyelesaikan proyek ini tepat waktu hingga dapat beroperasi, dan saat ini juga masih ada beberapa pekerjaan yang harus diselesaikan pada GIS 4 IKN untuk fasad dan arsitektur. 

 

“Walaupun masih ada pekerjaan penyelesaian, hal tersebut tidak akan mengganggu operasional distribusi listriknya, karena seluruhnya saat ini berada dalam kondisi prima untuk suplai kebutuhan di IKN melalui distribusi daya dari sistem kelistrikan interkoneksi Kalimantan,” ungkapnya.

 

Menurut data PLN UID Kaltimra, saat ini sistem kelistrikan di Kalimantan dipastikan mampu memenuhi kebutuhan listrik di agenda upacara HUT ke-79 RI di IKN nanti. 

"Tetapi, untuk berjaga-jaga, PLN juga telah menyiapkan skema pengamanan kelistrikan berlapis, dan seluruhnya berada di pengawasan PLN UID Kaltimra, mulai dari gardu induk, UPS, hingga genset. Upaya ini merupakan langkah darurat yang akan diambil jika suplai listrik utama mengalami gangguan saat upacara HUT di IKN," tambah Raja.

 

SKEMA BERLAPIS DAN SPKLU

Sementara itu, GM PLN Unit Induk Distribusi (UID) Kaltimra Agung Murdifi juga menyampaikan bahwa PLN UID Kaltimra juga mengerahkan total 438 personel untuk mengamankan pasokan kelistrikan di HUT ke-79 RI di IKN.

 

“PLN juga akan memberlakukan skema pengamanan berlapis guna menjaga keandalan kelistrikan di beberapa titik lokasi perayaan HUT ke-79 RI di IKN, mulai dari venue utama, delapan lokasi perkantoran Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), bandara hingga penginapan VVIP/VIP,” jelasnya.

 

Agung menambahkan, PLN UID Kaltimra juga menghadirkan 18 Unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Lokasinya telah tersedia di tiga titik. 

 

Baik di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) maupun lokasi-lokasi strategis yang dekat dengan kawasan IKN. Di antaranya Kantor Kemensetneg, Stadion Batakan dan Gardu Hubung (GH) Sementara PLN. 

 

Adapun untuk unit SPKLU yang disediakan oleh PLN terdiri dari SPKLU Ultra Fast Charging sebanyak 8 unit, SPKLU Fast Charging sebanyak 4 unit dan SPKLU Medium Charging sebanyak 3 unit. Selain itu, PLN juga menyediakan SPKLU untuk kendaraan roda 2 sebanyak 3 unit.

 

"SPKLU tersebut nantinya akan melayani kendaraan listrik yang digunakan oleh para pejabat negara, petugas keamanan hingga kendaraan operasional selama HUT RI di IKN,” ucap Agung.

 

 

Editor : Uways Alqadrie
#IKN #pln