Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

13 Hari Hilang, Amel Ditemukan Tak Bernyawa: Hanya Lakukan Visum, Polisi Usut Penyebab Kematian

Sunardi • Rabu, 14 Agustus 2024 | 09:36 WIB
CUKUP VISUM: Kedua orang tua Amel, ketika menjelaskan kronologi hilangnya Amel, 6 Agustus lalu kepada Kaltim Post. (FOTO: IST)
CUKUP VISUM: Kedua orang tua Amel, ketika menjelaskan kronologi hilangnya Amel, 6 Agustus lalu kepada Kaltim Post. (FOTO: IST)

KALTIMPOST.ID, Hilang sudah keceriaan Amellinda Sari alias Amel (9). Bocah cantik tersebut ditemukan tak bernyawa di dalam hutan kecil, Kampung Jengan Danum, Kecamatan Damai, Kabupaten Kutai Barat. 

 

Ditemukan tak bernyawa setelah 13 hari dinyatakan hilang. Tepatnya 1 Agustus lalu, terakhir kali diketahui berada di kantin sekolah yang jaraknya tidak jauh dari tempat tinggal Amel.

 

Ketika ditemukan celana dan sandal korban terpisah jauh dari jasadnya yang separuh terkubur di dalam lumpur. Kepala korban terlihat tidak berambut. Padahal sehari-harinya Amel berambut panjang. 

 

Ketika ditemukan Selasa 13 Agustus tadi, sempat terjadi perdebatan tentang keinginan warga membawa jenazah tersebut ke rumah sakit untuk proses autopsi.

 

Sebagian besar warga berkeinginan jenazah Amel dibawa ke kamar jenazah agar bisa dilakukan autopsi, untuk memperjelas penyebab kematian anak pertama Salfinus Mulyono tersebut. 

 

Namun orang tua Amel, berkeinginan jenazah lekas dimakamkan. Tak perlu ada proses autopsi lagi. Orang tua Amel berkeinginan biarlah Amel tenang di alam kuburnya. 

 

Ternyata Selasa (13/8) malam pukul 20.00 Wita jenazah Amel sudah dipulangkan ke rumah duka dari RSUD Harapan Insan Sendawar. Atas permintaan keluarga kepolisian urung melakukan proses autopsi. 

 

Kasus ini masih dalam penyelidikan Satreskrim Polres Kubar.

"Masih kami maksimalkan penyelidikan pak, baik dari Polsek maupun dari Polres," terang Kasatreskrim Polres Kubar AKP Asriadi.

 

Ditambahkannya Autopsi tidak dilakukan karena dari orang tua korban menolak dilakukan. "Sudah dilakukan Visum, dan terkait Indikasi masih dalam proses penyelidikan," tegasnya.

 

Jenazah Amel direncanakan akan dimakamkan hari ini, mengingat kondisi tubuh yang sudah mulai membusuk. 

 

Editor : Uways Alqadrie
#Amel #anak meninggal #Kutai Barat