KALTIMPOST.ID, Dalam perhelatan Pilbup Kutim November mendatang, Ardiansyah Sulaiman kembali mencalonkan diri. Kali ini berpasangan dengan Mahyunadi atau karib dengan sebutan ARMY.
Bupati Kutai Timur yang memimpin daerah terluas di Kalimantan Timur, memiliki harta kekayaan tercatat mencapai miliaran rupiah. Namun, meskipun begitu, ia masih termasuk salah satu kepala daerah dengan kekayaan paling rendah di Kaltim.
Kabupaten Kutai Timur, yang dipimpin oleh Ardiansyah, memiliki luas wilayah sebesar 35.747,50 km², menjadikannya daerah terluas di Kalimantan Timur.
Sebagai perbandingan, total luas Provinsi Kalimantan Timur sendiri mencapai 127.346,92 km².
Dengan wilayah sebesar ini, Ardiansyah memiliki tanggung jawab yang besar dalam mengelola dan memimpin daerahnya.
Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Ardiansyah Sulaiman tercatat memiliki total kekayaan senilai Rp 5.944.084.396.
Aset terbesar yang dimilikinya adalah tanah dan bangunan, yang tersebar di berbagai wilayah dengan total nilai mencapai Rp 4.143.000.000. Beberapa aset tanah dan bangunan yang paling berharga meliputi:
- Tanah seluas 846 m² di Kutai Kartanegara senilai Rp 1.150.000.000
- Tanah dan bangunan seluas 288 m²/200 m² di Kutai Timur senilai Rp 1.232.000.000
- Tanah seluas 525 m² di Kutai Kartanegara senilai Rp 540.000.000
Selain itu, Ardiansyah juga memiliki alat transportasi dan mesin dengan total nilai Rp 515.000.000, yang di antaranya mencakup mobil Toyota Land Cruiser tahun 2012 seharga Rp 490.000.000.
Harta bergerak lainnya yang dimiliki Ardiansyah bernilai Rp 25.000.000, sedangkan kas dan setara kas yang dimilikinya tercatat senilai Rp 1.186.084.396.
Ardiansyah Sulaiman merupakan lulusan Universitas Mulawarman, dengan riwayat pendidikan yang cukup lengkap dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi, termasuk meraih gelar S2 di bidang Ilmu Ekonomi Sosial.
Sebelum menjabat sebagai Bupati Kutai Timur, ia telah menempuh karier sebagai guru, pegawai negeri sipil, serta anggota DPRD di tingkat kabupaten.
Keberadaan Ardiansyah sebagai pemimpin daerah terluas di Kalimantan Timur sekaligus salah satu kepala daerah dengan kekayaan terendah ini menjadi sorotan publik, terutama terkait bagaimana seorang pejabat publik mengelola kekayaannya dengan integritas dan transparansi.
Dengan harta kekayaan yang dilaporkan secara rutin melalui LHKPN, Ardiansyah menunjukkan komitmennya dalam menjalankan tugasnya sebagai bupati dengan tanggung jawab penuh. (*)
Editor : Dwi Puspitarini