Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Sempat Tolak Megawati: Pramono Anung dan Rano Karno Akhirnya Daftar Pilgub Jakarta Hari Ini, Tumpangi Opelet ke KPU

Almasrifah • Rabu, 28 Agustus 2024 | 12:56 WIB

PENDAFTARAN: Pasangan Pramono Anung dan Rano Karno yang diusung PDIP mendaftar ke KPU Jakarta untuk berlaga di Pilgub Jakarta 2024, Rabu (28/8/2024).
PENDAFTARAN: Pasangan Pramono Anung dan Rano Karno yang diusung PDIP mendaftar ke KPU Jakarta untuk berlaga di Pilgub Jakarta 2024, Rabu (28/8/2024).
KALTIMPOST.ID, Pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Jakarta, Pramono Anung dan Rano Karno, mendaftar ke KPU Provinsi Jakarta, pukul 11.00 WIB, Rabu (28/8/2024).

Keduanya akan berlaga di kontestasi Pilkada Jakarta 2024 melawan Ridwan Kamil dan Suswono setelah resmi diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) kemarin sore.

Sebelum menuju ke KPU Jakarta, Pramono-Rano bersama sejumlah kader PDIP melakukan doa bersama di Kantor DPP PDIP, Jakarta Pusat.

Berangkat pukul 10.30 WIB, pasangan ini menumpangi opelet jenis Morris Minor 1000 Traveller untuk menuju lokasi pendaftaran.

"Kita naik opelet. Jadi mungkin insyaallah saya sama Mas Pram naik opelet, karena memang cari yang dekat makanya hari ini kita gantung opelet kan," kata Rano, Rabu (28/8/2024).

Rano mengatakan, opelet dipilih sebagai kendaraan untuk mengantar pasangan Pramono-Rano di momen pendaftaran agar suasana lebih ramai dan meriah.

"Supaya apa? Supaya ramai, tuan rumah tahu kita tamu datang bawa keramaian nih," ucap Rano.

Perjalanan keduanya pun ramai dikawal masa pendukung dan diiringi marching band serta ondel-ondel.

Pakaian adat Betawi yang dikenakan Pramono dan Rano pun terlihat serasi. Pramono tampil dengan setelan berwarna hitam. Sedangkan, Rano memakai baju putih serta celana batik.

Sesampainya di Kantor KPU DKI, iring-iringan Pramono dan Rano disambut oleh musik tanjidor dan para komisioner KPU DKI.

Untuk diketahui, sebelumnya Pramono Anung sempat menolak permintaan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri saat akan diusung pada Pilgub Jakarta.

"Jadi finalnya, kalau mau jujur, saya sebenarnya terus berusaha untuk tidak maju," ujar Pramono di kediamannya, Cipete, Jakarta Selatan, Rabu (28/8/2024).

Baca Juga: Ini Profil dan Kekayaan Seno Aji: Dampingi Rudy Masud Jadi Pesaing Kuat Petahana di Pilgub Kaltim yang Didukung 39 Kursi

Ia mengungkapkan baru kemarin (27/8) sore memutuskan maju di Pilgub Jakarta setelah sang ketua umum menyatakan pemilihannya tersebut bersifat final.

"Finalnya baru kemarin sore. Saya bertemu ibu Mega, kata ibu Mega 'Pram final'," ujarnya.

Pramono juga mengutarakan bahwa diurungkannya namanya di pengumuman daftar calon kepala daerah yang diusung PDIP, Senin (26/8) lalu, dikarenakan ia masih berusaha untuk menolak. "Itu menolak, bukan belum," ujarnya.

Mengingat kedekatannya dengan Megawati yang telah berlangsung selama 27 tahun dan telah diberikan amanah, Pramono akhirnya memutuskan untuk mantap maju Pilgub Jakarta bersama Rano Karno.

”Tetapi karena amanah ini saya bilang sama beliau 'Mba baik bismillah saya maju sama Rano, saya minta doa restunya' udah gitu aja. Jadi baru kemaren," ujar Pramono. (*)

Editor : Almasrifah
#pilgub jakarta #opelet #pdip #pramono anung dan Rano Karno #pramono dan rano