KALTIMPOST.ID, Ketua DPD Golkar Kaltim Rudy Mas'ud menjelaskan dukungan ini diserahkan selepas beberapa pertimbangan hingga akhirnya DPP memutuskan mendukung Andi Harun dan Saefuddin Zuhri. Salah satunya soal figur yang memang diinginkan masyakarat Samarinda.
”Beberapa survei menunjukkan tingginya kepuasan publik atas kepemimpinan Andi Harun," ungkapnya.
Golkar selaku partai yang terkenal menjadi partai pemerintah selalu ingin mendapatkan kemenangan dalam kontestasi kepala daerah seperti partai lainnya. Dengan dukungan Golkar untuk Andi-Saef, Kata Rudy, menjadi tiket emas dalam mengakselerasi pembangunan Samarinda.
"Golkar tentu bergerak berdasarkan keinginan masyarakat. Tak bisa asal mengusul memaksakan apa yang menurut kami bagus," tandasnya.
Golkar memilih merapat ke bakal pasangan calon (bapaslon) yang ada ketimbang memunculkan opsi lain untuk warga Kota Tepian.
Kolom kosong pun dipastikan bersanding bersama Andi Harun-Saefuddin Zuhri di surat suara Pilkada Samarinda pada 27 November mendatang.
Surat dukungan berformat B.1-KWK Parpol diserahkan DPD Golkar Kaltim ke Andi Harun-Saefuddin Zuhri, Rabu (28/8/2024) Malam.
Berbekal dukungan tersebut, lengkap sudah partai pemilik kursi di DPRD Samarinda yang mendukung mendukung Andi Harun-Saefuddin Zuhri.
Diketahui, ada 10 partai yang memiliki kursi di DPRD Samarinda periode 2024-2029. Mereka, Gerindra 9 kursi; Golkar 8 kursi; PDIP 6 kursi; Nasdem 5 kursi; PKS 5 kursi; PAN 4 kursi; Demokrat 4 kursi; PKB 2 kursi; PPP 1 kursi; dan Gelora 1 kursi.
Editor : Uways Alqadrie