Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Pilbup Kubar: Paslon FENA Sampaikan Permintaan Maaf Sebabkan Kemacetan dan Miss Koordinasi

Sunardi • Kamis, 29 Agustus 2024 | 11:25 WIB

MEMBLUDAK: Suasana pendaftaran pasangan FENA, 28 Agustus tadi. (FOTO: SUNARDI/KP)
MEMBLUDAK: Suasana pendaftaran pasangan FENA, 28 Agustus tadi. (FOTO: SUNARDI/KP)
KALTIMPOST.ID, Antusiasme simpatisan pasangan calon FENA mendampingi pendaftaran ke KPU Kubar nampak luar biasa. Sejak pukul 06.30 simpatisan sudah memadati gerbang Poltek Sendawar yang dijadikan pintu masuk ke tempat acara deklarasi digelar.

 

Namun kehadiran belasan ribu simpatisan nampak memunculkan persoalan lain tidak hanya menyebabkan kemacetan namun juga ada banyak simpatisan yang tidak kebagian uang transportasi bahkan juga nasi kotak.Tidak sedikit pula simpatisan yang mengeluh di media sosial dengan kata-kata menohok.

 

Terkait hal ini juru bicara pasangan calon FENA, Marthinus menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besar kepada simpatisan yang mengalami kondisi yang tidak mengenakan tersebut.

Marthinus menuturkan estimasi kehadiran simpatisan diperkirakan diangka 4.700 yang akan hadir,namun untuk antisipasi pihaknya sudah menyediakan 7.000 nasi kotak.

 

"Yah kita sudah antisipasi tapi memang antusiasme kehadiran luar biasa,saat pagi saja terdata 6.900 simpatisan," terang Marthinus kepada Kaltimpost Id, Kamis (28/8/2024).

 

Menurut Marthinus jumlah tersebut terdata saat pagi hari, namun jumlah simpatisan terus bertambah hingga siang harinya.

 

"Hingga siang jumlah simpatisan terus bertambah diperkirakan dua kali lipat dari jumlah saat pagi. Ya diperkirakan mencapai belasan ribu," lanjutnya.

 

Marthinus menambahkan antusiasme masyarakat menurutnya wajar sebab ini salah satu bentuk kerinduan masyarakat untuk melihat lebih dekat paslon dan bersama-sama mendampingi paslon untuk mendaftar ke KPU.

 

" Ini Miss Koordinasi, atas nama paslon FENA sekali lagi saya minta maaf masyarakat yang mungkin tidak mendapatkan seperti yang diharapkannya," pungkasnya.

 

Banyak simpatisan yang tidak tertib,tidak antri sehingga tidak semua bisa mendapat uang pengganti transportasi dan nasi kotak.Bahkan akibat simpatisan saling berebut hingga ada salah satu simpatisan yang jatuh pingsan.

Editor : Uways Alqadrie
#Frederick Edwin dan Nanang Adriani #KPU Kutai Barat