Salah satu warga di lokasi kejadian, Jumhani mengatakan api tiba-tiba besar dari rumah tingkat dua berbahan kayu milik pak Muslim. Kebetulan rumah tersebut disewakan, dan penyewa sudah dibawa oleh pihak kepolisian.
"Api tiba-tiba besar, kami juga tidak tahu penyebabnya apa. Karena panik, kami langsung berusaha menyiram pakai alat seadanya," ucapnya.
Menurutnya, tidak ada suara ledakan saat api membara di atas atap rumah tersebut. Tak lama kemudian baru terdengar suara ledakan, namun kecil.
"Tadi ada ledakan tapi kecil, itu saat api sudah besar," sambungnya.
Senada, Kepala Disdamkar Samarinda, Hendra menyebut, kebakaran terjadi sekitar pukul 15.30 Wita. Untuk penyebab diduga arus pendek listrik dari sebuah rumah tingkat dua berbahan kayu.
"Menurut warga tadi api dari atap atas rumah lantai dua, mungkin korsleting tapi kepastian penyebab dari pihak kepolisian," imbuhnya.
Ditambahkan Hendra, untuk bisa meredam amukan api pihaknya menurunkan sebanyak 3 posko dibantu relawan Samarinda. Akses jalan sempit menjadi salah satu kendala ketika proses pemadaman.
"Tapi alhamdulillah, ini sudah pendinginan. Kita dapat akses air yang mudah sehingga api cepat dikendalikan," kata dia.
Data sementara sebanyak 6 bangunan berbahan kayu hangus terbakar. Estimasi pemadaman berkisar 1 jam 15 menit dan tidak menelan korban jiwa.
Editor : Uways Alqadrie