Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Keterwakilan Perempuan di DPRD Kaltim Jauh dari Target 30 Persen, Hanya 8 dari 55 Anggota

Dwi Puspitarini • Senin, 2 September 2024 | 12:58 WIB

 

Keterwakilan perempuan kali ini mengalami penurunan signifikan, hanya 8 orang dibandingkan 11 perempuan pada periode 2019-2024.
Keterwakilan perempuan kali ini mengalami penurunan signifikan, hanya 8 orang dibandingkan 11 perempuan pada periode 2019-2024.
 

 

KALTIMPOST.ID, Hari ini, Senin (2/9/2024) sebanyak 55 anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) periode 2024-2029 resmi dilantik dalam Rapat Paripurna yang berlangsung di Gedung B (Utama) Kantor DPRD Provinsi Kaltim, Jalan Teuku Umar, Kota Samarinda.

Dari 55 anggota yang dilantik, hanya 8 orang (14,54 persen) adalah perempuan, menandakan penurunan keterwakilan perempuan dibandingkan periode sebelumnya yang mencapai 20 persen.

Sekretaris DPRD Provinsi Kaltim, Norhayati Usman, menyebutkan bahwa dari 55 anggota dewan yang dilantik, terdapat 31 wajah baru dan 24 orang merupakan anggota yang terpilih kembali pada Pemilu 14 Februari 2024 lalu.

 Baca Juga: Daftar Lengkap Anggota DPRD Kaltim 2024-2029: Dominasi Partai Golkar dan Wajah-Wajah Baru

Namun, keterwakilan perempuan kali ini mengalami penurunan signifikan, hanya 8 orang dibandingkan 11 perempuan pada periode 2019-2024.

Penurunan ini menunjukkan bahwa target pemerintah untuk mencapai 30 persen keterwakilan perempuan di lembaga legislatif masih sulit tercapai, terutama di Kaltim.

Meski berbagai upaya telah dilakukan untuk meningkatkan partisipasi perempuan dalam politik, hasil ini menunjukkan tantangan besar yang masih harus dihadapi.

 Baca Juga: Apakah Down Syndrome Bisa Dideteksi sejak Dalam Kandungan? Berikut Beberapa Cara Untuk Mengetahuinya

Berikut adalah daftar perempuan yang terpilih sebagai anggota DPRD Kaltim periode 2024-2029:

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB):

  1. Damayanti, Daerah Pemilihan Balikpapan (12.372 suara)
  2. Yenni Eviliana, Daerah Pemilihan PPU-Paser (31.138 suara)
  3. Sulasih, Daerah Pemilihan Berau-Kutim-Bontang (11.130 suara)

 Baca Juga: The Baby Alien Kembali Menggigit! Marquez Juara MotoGP Aragon, Singkirkan Martin dan Bagnaia

Partai Golkar:

  1. Syarifatul Syadiyah, Daerah Pemilihan Berau-Kutim-Bontang (29.497 suara)
  2. Shemmy Permata Sari, Daerah Pemilihan Berau-Kutim-Bontang (21.761 suara)
  3. Syahariyah, Daerah Pemilihan PPU-Paser (20.276 suara)

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP):

  1. Ananda Emira Moeis, Daerah Pemilihan Samarinda (14.903 suara)
  2. Yonavia, Daerah Pemilihan Kubar-Mahulu (14.417 suara)

 Baca Juga: Liverpool Hajar Man United 3-0! Diaz Bersinar, The Reds Pecahkan Kutukan 49 Tahun

Meskipun jumlah perempuan yang terpilih menurun, perempuan-perempuan yang berhasil duduk di kursi DPRD Kaltim tetap diharapkan dapat memperjuangkan hak-hak dan kepentingan perempuan serta memastikan kebijakan yang inklusif dan setara di tingkat provinsi.

Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud, dalam sambutannya, berharap agar seluruh anggota yang dilantik, baik laki-laki maupun perempuan, dapat menjalankan amanah dengan baik dan bekerja bersama-sama untuk kemajuan Kalimantan Timur.

Acara pelantikan ini juga dihadiri oleh Pj Gubernur Kaltim, Akmal Malik, dan Sekretaris Daerah, Sri Wahyuni, yang turut memberikan ucapan selamat kepada seluruh anggota DPRD yang baru saja dilantik.

 Baca Juga: Perda RTRW Kaltim 2023-2042 Tidak Atur Wilayah Adat, Jadi Atensi Pasca Putusan MK mengenai Tanah Ulayat Masyarakat Hukum Adat

Meskipun keterwakilan perempuan di DPRD Kaltim masih jauh dari target yang diharapkan, kehadiran mereka tetap penting sebagai representasi dan suara kaum perempuan di lembaga legislatif. (*)

Editor : Dwi Puspitarini
#anggota dewan perempuan #target 30 persen #dprd kaltim #pelantikan #legislatif #keterwakilan perempuan #kalimantan timur