Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Jika Pilkada Kubar Digelar Hari Ini, Ini Pemenangnya Berdasarkan Survei

Sunardi Kaltim Post • Selasa, 3 September 2024 | 19:00 WIB
ANALISA: Pengamat politik Yahya Marthan ungkap analisanya terkait peluang tiga paslon cakada pada Pilkada Kubar tahun 2024. (FOTO: IST)
ANALISA: Pengamat politik Yahya Marthan ungkap analisanya terkait peluang tiga paslon cakada pada Pilkada Kubar tahun 2024. (FOTO: IST)

KALTIMPOST.ID, Kontestasi Pilkada serentak  baru saja dimulai, tiga bakal paslon resmi mendaftar di KPU Kubar. Telah selesai melakukan pemeriksaan kesehatan. Lalu bagaimana kans ketiga bakal paslon jika Pilkada digelar hari ini.

Pengamat politik Kubar,yang juga politisi partai Gerindra Yahya Marthan mengungkapkan, hasil analisanya berdasarkan hasil pengamatan terhadap peluang ketiga bakal paslon Kepala Daerah Kubar yang telah telah mendaftar di KPU, yakni :Sahadi-Alexander ( DIAMOND), Fredrik Edwin-Nanang Adriani (FENA) dan Ahmad Syaiful-Jainudin ( AHJI).

"Hasil analisa per Agustus 2024 diperoleh gambaran sementara bahwa popularitas dan elektabilitas FENA jauh melampaui kedua paslon AHJI dan DIAMOND," ungkap Yahya Marthan kepada Kaltimpost.Id, Selasa ( 3/9/2024).

Mantan anggota DPRD Kubar dari partai Gerindra tersebut menambahkan berdasarkan statistik atau data menunjukkan keunggulan FENA, antara lain didukung 11 partai dengan kekuatan  17 kursi di DPRD Kubar lalu AHJI didukung 1 partai dengan kekuatan 5 kursi DPRD Kubar dan terakhir DIAMOND didukung 3 partai dengan kekuatan 3 kursi DPRD Kubar.

"Pasangan FENA tidak hanya unggul dalam dukungan parpol namun pasangan ini juga unggul dalam survei lembaga survei," lanjutya.

Berdasarkan data hasil survei Lembaga Survei Charta Politika per Juni  2024, tingkat keterpilihan Frederick Edwin sebagai calon bupati berada pada angka 48,5 persen, Ahmad Syaiful pada angka 18,8 persen, dan Sahadi pada 16,8 persen sisanya swing voters kurang lebih 16 persen.

"Tidak hanya itu berdasarkan data subyektif, paslon FENA didukung Tim yang terorganisir seperti TGM dan Putri Ringeeng, serta relawan. Pergerakan Tim cukup terstruktur dan masif serta berjalan lama," ungkapnya.

Pasangan ini juga didukung sejumlah ormas, kesiapan logistik sangat mumpuni, dan didukung tokoh sentral yang bermain di belakang layar.

Sela waktu 3 bulan kedepan peta kekuatan ketiga paslon masih bisa berubah dengan catatan Timses kedua paslon harus bekerja extra keras untuk dapat menyalip FENA.

"Namun dipastikan pula Tim FENA juga tidak akan santai-santai hingga hari H pemungutan suara. Prediksi saya FENA tetap unggul pada 27 November 2024 yang kita nantikan," pungkas mantan Sekda Kubar tersebut.

Editor : Uways Alqadrie
#Pilkada Kutai Barat #Frederick Edwin dan Nanang Adriani #Syaiful dan Jainudin #Sahadi dan Alexander Edmond