KALTIMPOST.ID, Panitia seleksi (pansel) resmi mengumumkan hasil profile assessment untuk calon pimpinan dan calon anggota Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Berdasarkan pengumuman tersebut, 20 orang dinyatakan lolos sebagai calon pimpinan KPK. Adapun 20 orang lainnya berhasil lolos untuk posisi anggota Dewas.
“Yang dinyatakan lulus masing-masing ada 20 capim dan Dewas ada 20 calonnya,” ucap Ketua Pansel KPK Muhammad Ateh, Rabu (11/9).
Dalam hasil profile assessment yang diumumkan pansel, salah satu calon pimpinan KPK petahana, Nurul Ghufron, tidak berhasil lolos. Ghufron sebelumnya telah menerima sanksi sedang akibat pelanggaran etik yang ia lakukan, sehingga kemungkinan turut memengaruhi penilaian dalam proses seleksi.
Selain Ghufron, mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said juga tidak lolos dalam seleksi profile assessment untuk calon pimpinan KPK. Sementara itu, Sestama Lemhanas Komjen RZ Panca Putra yang juga mengikuti seleksi turut gagal.
Dalam pengumuman hasil profile assessment calon pimpinan KPK, petahana Johanis Tanak dinyatakan lolos tahap selanjutnya. Selain Tanak, anggota DPR yang juga mantan plt pimpinan KPK Johan Budi Pribowo lolos seleksi.
Selain itu beberapa nama penting juga lolos. Di antaranya, Deputi Pencegahan KPK Pahala Nainggolan, Irjen Kementerian Pertanian Komjen Setyo Budiyanto, anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Poengky Indarti, dan Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung Harli Siregar.
Berikut daftar 20 nama calon pimpinan KPK yang lolos profile assessment periode 2024-2029:
- Agus Joko Pramono
- Ahmad Alamsyah Saragih
- Didik Agung Widjanarko
- Djoko Poerwanto
- Fitroh Rohcahyanto
- Harli Siregar
- I Nyoman Wara
- Ibnu Basuki Widodo
- Idha Budiati
- Johan Budi Sapto Pribowo
- Johanis Tanak
- Michael Rolandi Cesnanta Brata
- Muhammad Yusuf
- Pahala Nainggolan
- Poengky Indarti
- Sang Made Mahendrajaya
- Setyo Budiyanto
- Sugeng Purnomo
- Wawan Wardiana
- Yanuar Nugroho