Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Jumlah Penumpang Angkutan Udara Turun 2,88 Persen, Sedangkan Angkutan Laut Naik 13,67 Persen

Raden Roro Mira Budi Asih • Senin, 16 September 2024 | 06:00 WIB

TURUN: BPS Kaltim mencatat jumlah penumpang angkutan udara domestik menurut pada Juli 2024.
TURUN: BPS Kaltim mencatat jumlah penumpang angkutan udara domestik menurut pada Juli 2024.
KALTIMPOST.ID, SAMARINDA-Dari Berita Resmi Statistik (BRS) yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim, tercatat angkutan udara domestik yang diberangkatkan pada Juli 2024 sebanyak 258.164 orang.

Angka tersebut turun 2,88 persen dibandingkan Juni 2024. Sementara jumlah penumpang tujuan luar negeri sebanyak 4.025. Angka tersebut juga turun, bahkan mencatatkan angka lebih dalam yakni penurunan 29,20 persen dibanding bulan sebelumnya.

"Penurunan ini disebabkan adanya penurunan jumlah penumpang di Bandara APT Pranoto Samarinda yakni 2,86 persen dan Sepinggan Balikpapan 2,76 persen. Merupakan dua jalur angkutan utama di Kaltim,” ungkap Kepala BPS Kaltim Yusniar Juliana.

Selain dua bandara di Balikpapan dan Samarinda, Yusniar juga menjelaskan bahwa penurunan juga terjadi di sejumlah bandara di daerah lain.

“Bandara lain juga catatkan penurunan penumpang. Seperti di Kalimarau Berau turun 5,14 persen. Bandara Datah Dawai Mahakam Ulu 1,19 persen,” ujarnya.

Namun, lanjut dia, dua bandara di wilayah berbeda mengalami kenaikan jumlah penumpang. “Sedangkan kenaikan dialami Bandara Melalan Kutai Barat 10,68 persen dan Bandara Badak Bontang 6,58 persen," beber Yusniar.

Disebutkan jika penumpang domestik terbesar melalui Sepinggan Balikpapan, mencapai 200.669 atau 77,73 persen dari total penumpang.

Diikuti APT Pranoto Samarinda dengan jumlah 37.682 orang atau 14,60 persen. Selama periode Januari-Juli 2024, jumlah penumpang domestik sebanyak 1.669.976 orang.

Naik 10,59 persen jika dibandingkan pada periode yang sama tahun lalu. "Sementara itu, jumlah penumpang internasional Januari-Juli sebanyak 30.473 orang atau naik 31,35 persen," lanjutnya.

Disampaikan pula perkembangan angkatan laut. Jumlah penumpang dalam negeri tercatat 47.957 orang, naik 13,67 persen. Peningkatan terjadi karena adanya kenaikan jumlah penumpang di Pelabuhan Semayang Balikpapan.

Naik 64,40 persen, lalu Pelabuhan Lok Tuan Bontang 9,70 persen. Sementara di Pelabuhan Samarinda alami penurunan 35,78 persen.

"Jika dibandingkan pada periode Januari-Juli 2023, jumlah penumpang angkatan laut dalam negeri naik 1,13 persen. Peningkatan jumlah penumpang terjadi di Pelabuhan Lok Tuan Bontang yakni 20,35 persen. Sebaliknya, terjadi penurunan di Pelabuhan Samarinda 2,22 persen dan Pelabuhan Semayang Balikpapan 0,33 persen," terang Yusniar.

Perkembangan angkutan barang catatkan tren positif. Pada Juli 2024 mencapai 9.191,34 ribu ton atau naik 2,69 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Yusniar menyebut kenaikan itu disumbang oleh peningkatan barang yang diangkut di Pelabuhan Tanjung Santan Kutai Kartanegara sebesar 75,25 persen. Lalu Semayang dan Kariangau Balikpapan berturut-turut 74,20 dan 31,88 persen.

Lalu Pelabuhan Sangatta sebesar 27,51 persen, Samarinda sebesar 24,55 persen, Bontang 17,74 persen, Tanah Grogot 16,96 persen, Sangkulirang 10,08 persen dan Tanjung Redeb 5,35 persen.

Sebaliknya, penurunan hanya ada di satu pelabuhan yakni Kuala Samboja sebesar 25,07 persen. "Jumlah barang yang diangkut periode Januari-Juli 2024 mencapai 58.695,25 ribu ton atau naik 36,99 persen dibanding periode yang sama di tahun 2022," jelas Yusniar.

Dia juga rincikan peningkatan jumlah barang yang diangkut, terjadi di Pelabuhan Kuala Samboja 213,53 persen.

Disusul Semayang Balikpapan 62,85 persen, Tanjung Redeb 56,57 persen, Tanjung Santan 31,03 persen, Tanah Grogot 17,73 persen, Sangkulirang 7,31 persen, Bontang 3,96 persen dan Kariangau 2,79 persen.

Penurunan barang yang diangkut terjadi di Pelabuhan Samarinda yakni 25,70 persen dan Pelabuhan Sangatta 10,21 persen.

"Jumlah angkutan barang terbesar melalui Pelabuhan Kuala Samboja mencapai 2.248,74 ribu ton atau 24,47 persen dari total angkutan barang. Diikuti Pelabuhan Sangatta 1.634,71 ribu ton atau 17,79 persen. Lalu Sangkulirang dengan 1.590,80 ribu ton, Tanjung Redeb 1.502,83 ribu ton, Tanah Grogot 1.069,29 ribu ton, Bontang 747,75 ribu ton, Tanjung Santan 293,19 ribu ton, Kariangau 54,11 ribu ton, Samarinda 41,75 ribu ton dan Semayang 8,17 ribu ton," tutupnya. (*)

Editor : Almasrifah
#angkutan udara #penumpang #BPS KALTIM #angkutan laut #samarinda #balikpapan