Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Kebakaran Dekat Stadion Palaran Samarinda, Ada Suara Ledakan Berulangkali

Eko Pralistio • Minggu, 22 September 2024 | 14:04 WIB

API: Kebakaran hebat terjadi di Jalan Lingkar Stadion Palaran Samarinda. Insiden tersebut tidak memakan korban jiwa. (FOTO: HUMAS)
API: Kebakaran hebat terjadi di Jalan Lingkar Stadion Palaran Samarinda. Insiden tersebut tidak memakan korban jiwa. (FOTO: HUMAS)
KALTIMPOST.ID, Sebuah rumah yang beroperasi menjual dan membeli besi tua di Jalan Lingkar Stadion Utama Kaltim, Palaran, ludes terbakar, Minggu (22/9) dini hari. Dugaan sementara, kobaran api berasal dari drum bekas wadah solar yang di dalamnya masih belum bersih dari bahan bakar. 

Menurut warga sekitar Londeng (50), di dalam rumah yang terbakar dihuni banyak pelastik bekas seperti dirigen. Ya, area yang terbakar kerap disebut sebagai tempat tumpukan barang rongsokan yang kemudian akan dijual kembali.

“Ini tempat tumpikan besi tua, seperti drum bekas dan barang pelastik. Sepengetahuan saya tidak ada solar, cuman kadang drum bekas ini ada bekas solar yang masih ada tersisa dan disatukan. Yang punya rumah biasa dipanggil Aping,” ungkapnya.

Sementara itu, Yusuf Komandan Regu I Posko 6 Disdamkar Samarinda menyebut, berdasarkan informasi yang di dapat di lapangan bahwa pada sore hari, tempat penumpukan jual beli besi tua tersebut membakar sampah.

“Setelah itu sampah yang dibakar dimatikan, namun ternyata pemadaman itu belum tuntas yang mengakibatkan percikan api,” ungkapnya di lokasi kejadian.

Saat proses pemadaman berlangsung, beberapa kali terdengar suara ledakan keras di lokasi kebakaran. Kata Yusuf, suara itu diduga berasal dari drum bekas solar dan oli yang terbakar. Selain itu, ada pula tabung gas rusak ikut terbakar, hal tersebut yang mungkin menimbulkan ledakan saat api berkobar. 

“Makanya langsung jadi apinya, ada penumpukan drum bekas solar dan oli yang terbakar. Kebanyak isinya oli bekas, ada juga solar tapi beberapa saja,” ungkapnya.

Proses pemadaman berjalan lancar. Kejadian ini tidak memakan korban jiwa. Diperkirakan Yusuf, butuh waku 1 jam untuk mengendalikan amukan api.

“Ada tiga unit truk yang diturunkan. Alhamdulillah kita tadi tidak ada kendala di lapangan,” pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran. Untuk sementara, diduga dari percikan api yang berasal dari pembakaran sampah yang belum dipadamkan.

 

Editor : Uways Alqadrie
#kebakaran samarinda #damkar samarinda #stadion palaran