Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Kemendikbud Ristek Tutup Tiga Kampus di Balikpapan, Salah Satunya Untri Balikpapan 

Rikip Agustani • Selasa, 1 Oktober 2024 | 13:43 WIB

KAMPUS TERTUA: Untri Balikpapan tutup sejak semester genap 2022. (Ist)
KAMPUS TERTUA: Untri Balikpapan tutup sejak semester genap 2022. (Ist)

 

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN- Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) ternyata telah menutup 3 perguruan tinggi swasta (PTS) di Balikpapan.

Berdasarkan Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti), salah satu kampus swasta di Balikpapan yang ditutup itu adalah Universitas Tridharma (Untri), yang merupakan kampus tertua di  Kota Minyak,  julukan Kota Balikpapan. 

Dikutip dari laman https://pddikti.kemdikbud.go.id/, Untri Balikpapan tercatat memiliki kode 111005 dengan status tutup.

Selain itu, kampus tersebut juga tidak terakreditasi.  Untri Balikpapan yang beralamat di Jalan A Wahab Syahrani No. 7 Kecamatan Balikpapan Utara, Kota Balikpapan itu berdiri pada 15 Februari 1977 berdasarkan Nomor Surat Keputusan (SK) pendirian 27 pada tanggal 23 Februari 1977.

Data kontak dari Kampus Untri Balikpapan adalah 0542-436650, lalu surel adalah untri77@gmail.com, dengan laman kampus adalah https://www.untri.ac.id/

Pada lama tersebut juga menjabarkan bahwa Untri Balikpapan memiliki 13 program studi (prodi). Dengan jenjang pendidikan Sarjana (S-1) dan Magister (S-2).

Untuk Untuk prodi jenjang S1 adalah Akuntansi, Ilmu Administrasi Negara, Ilmu Hukum, Manajemen, Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Biologi, Pendidikan Matematika, Teknik Elektro, Teknik Mesin, Teknik Perminyakan, dan Teknik Sipil.

Sedangkan prodi jenjang S2 hanya Ilmu Administrasi. Dengan jenjang rata-rata masa studi untuk S1 adalah 4,2 tahun dan S2 adalah 1,5 tahun. Dan persentase kelulusan adalah 78,24 persen per tahun.

Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia  (Aptisi) Wilayah XI-B Kalimantan Timur (Kaltim) Komisariat Selatan Dr Agung Sakti Pribadi mengatakan tidak mengetahui alasan Kemendikbud Ristek menutup kampus Untri Balikpapan.

Akan tetapi dia menerangkan banyak faktor yang menjadi alasan penutupan PTS. Di mana, penyebab umumnya adalah karena tidak ada mahasiswa yang mendaftar, lalu pengelolaan manajemennya yang buruk, dan keuangan kampus yang bangkrut.

“Selain itu, bisa juga karena pengelola pengganti juga tidak mampu beradaptasi dengan perubahan zaman, yang serba cepat,” katanya kepada Kaltim Post, Selasa (1/10).

Masih mengutip data pada laman PDDikti, data pelaporan tahunan terakhir adalah semester Ganjil 2022. Dengan jumlah mahasiswa sebanyak  438 mahasiswa dan jumlah dosen sebanyak 61 orang.

Untuk jumlah mahasiswa terbanyak tahun itu, berada di prodi Ilmu Hukum dengan  145 mahasiswa dengan jumlah 6 dosen.

Lalu prodi Manajemen sebanyak 89 mahasiswa dan 5 dosen, prodi Teknik Sipil sebanyak 65 mahasiswa dan 5 dosen, prodi Ilmu Administrasi Negara sebanyak 59 dan 6 dosen.

Lalu ada prodi Teknik Mesin yang satu-satunya memiliki akreditasi baik, memiliki 55 mahasiswa dan 5 dosen. Selebihnya prodi lain, memiliki jumlah mahasiswa kurang dari 50 orang.

Agung Sakti Pribadi juga menerangkan bahwa mahasiswa Untri Balikpapan yang masih menempuh pendidikan setelah kampusnya ditutup, tetap dapat melanjutkan pendidikan. Di mana ada mahasiswa yang ditransfer atau dipindah ke Universitas Mulia (UM).

Sementara lulusan sebelum kampus ditutup, tetap mengacu pada ijazah terakhir dikeluarkan oleh Untri Balikpapan.

“Beberapa mahasiswa Untri, prodi (Ilmu) Hukum masuk ke UM. Asal ada prodinya di kampus lain di Balikpapan, bisa transfer. Aman saja. Dan lulusannya nanti ngikut kampus terakhir yg mengeluarkan ijazah,” jelas Direktur Eksekutif Yayasan Airlangga, yang mengelola PTS UM ini.

Selain Untri Balikpapan, dari data PDDikti juga ada PTS Akademi Akuntansi Balikpapan dan Politeknik Balikpapan yang dinyatakan tutup.

Untuk Akademi Akuntansi Balikpapan beralamat di Jalan Kapten Piere Tendean No. 60 Kecamatan Balikpapan Tengah itu berdiri pada 16 Mei 1995 berdasarkan SK pendirian adalah 839DT2008 tanggal 13 Maret 2008.  Di kampus ini hanya ada 1 jenjang pendidikan, yakni D3 dengan prodi akuntansi.

Lalu Politeknik Balikpapan yang berdiri pada 2 Agustus 2002 dengan Nomor SK pendirian tanggal 2 Agustus 2002. Kampus yang beralamat di Jalan Soekarno Hatta KM 8 Kecamatan Balikpapan Utara ini, menyediakan jenjang pendidikan Diploma (D3). Dengan 4 prodi, yakni Alat Berat, Tata Boga, Teknik Elektronika, dan Teknik Sipil. Dengan status pembinaan, dan rata-rata masa studi di kampus ini adalah 3,2 tahun. 

“Akademi Akuntansi Balikpapan (AAB) sudah menjadi STIE Madani. Ditutup otomatis, karena naik kelas dari Akademi ke Sekolah Tinggi. Sedangkan Politeknik Balikpapan masih ada, Sekarang sudah menjadi politeknik negeri. Dulu memang politeknik swasta, tapi sekarang politeknik negeri. Jadi di Balikpapan, hanya Untri saja yang ditutup,” pungkasnya. (*)

Editor : Thomas Dwi Priyandoko
#pendidikan #Kampus Balikpapan #balikpapan #dikti #pendidikan tinggi