“Hasil konsolidasi kesiapan, bertahap diproses penyediaannya. Saat ini pengadaan bilik dan kotak suara,” ungkap Ketua KPU Kaltim Fahmi Idris beberapa waktu lalu.
Total, ada 12.734 kotak suara yang terdiri dari 6.262 kotak suara untuk tingkat provinsi dan 6.472 kotak untuk 10 KPU kabupaten/kota di Benua Etam. Untuk bilik suara, KPU akan menyediakan 25.408 bilik yang nantinya akan didistribusikan empat bilik per tempat pemungutan suara (TPS).
Dua jenis pengadaan itu, lanjut Fahmi, sudah diproses dengan lelang elektronik. Untuk pengadaan kotak suara akan dimenangkan PT Bosung Indonesia dan penyediaan bilik suara dari PT Asada Mitra Packindo.
Pengadaan logistik Pemilu ini ditenggat hingga 5 Oktober nanti sehingga bisa didistribusikan ke daerah untuk memastikan pilkada digelar sesuai jadwal tanpa terkendala. “Kami pantau terus proses pengadaan dan distribusinya agar tak ada kendala di hari pemungutan suara nanti,’ lanjutnya.
KPU Kaltim menggaransi dengan upaya yang ditempuh para penyelenggara ini merupakan wujud keseriusan dalam memastikan kelancaran dan transparansi proses demokrasi di Kaltim
Editor : Uways Alqadrie