Sebab, hujan deras yang terjadi pada Jumat (4/10) siang, memaksa sebagian siswa di sekolah dasar (SD) 013 di Jalan Sukerojo, Kelurahan Lempake, Kecamatan Samarinda Utara, terpaksa dipulangkan
"Kalau hujan lebat pasti banjir. Sudah biasa begini," ucap salah satu guru di sana, Anas.
Dia mengatakan, pembelajaran fakultatif atau belajar dari rumah adalah solusi agar tidak membahayakan siswa.
"Mereka dipulangkan. Karena hanya dengan waktu singkat, banjir lumpur langsung datang," sambungnya.
Menurutnya, penyebab banjir lumpur di sekolah tersebut diakibatkan drainase yang tersumbat. Selain itu, kiri-kanan sekolah tersebut ditutupi sebuah gunung.
"Sehingga, jika hujan turun, banjir cepat datang. Memang benar ada perumahan baru, tapi apakah jadi penyebab belum tahu juga," tuturnya.
Diakui, dalam proses pembelajaran dari rumah membuat para guru kesulitan dalam memahamkan pelajaran. Meski demikian, pihaknya harus melakukan itu dan berusaha membuat suasana belajar senyaman mungkin.
"Kesulitan fakultatif proses belajarnya terganggu, anak-anak sedikit kurang konsentrasi. Tapi kita upayakan semaksimal mungkin," tukasnya.
Editor : Uways Alqadrie