KALTIMPOST.ID, Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 jenis Boeing Business Jet 2 yang ditumpangi Presiden Joko Widodo akhirnya untuk pertama kali mendarat di Bandara Nusantara, Ibu Kota Nusantara, Kabupaten Penajam Paser Utara, Jumat (11/10), pagi. Sebelumnya, presiden telah mendarat di Bandara Nusantara namun dengan pesawat berbadan kecil, yakni RJ85, akhir bulan lalu. Tampak hadir dalam rombongan tersebut Mensesneg Pratikno dan Menteri Investasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani,
Kedatangan Presiden Jokowi beserta Ibu Negara disambut Menteri PUPR sekaligus Plt Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Wakil Menteri ATR/BPN Raja Juli Antoni, Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik, Kapolda Kaltim Irjen Polisi Nanang Avianto, Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Tri Budi Utomo dan Pjs Bupati PPU Muhammad Zainal Arifin.
“Alhamdulillah pesawat kepresidenan mendarat bisa happy landing di landasan pacu Bandara IKN,” ucap Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik. Akmal Malik menjelaskan kunjungan Presiden Jokowi beserta Ibu Iriana ke IKN dalam rangka melakukan sejumlah peresmian proyek-proyek yang telah di groundbreaking beberapa waktu lalu. Di antaranya Rumah Sakit Hermina, Mayapada Hospital Nusantara, serta Istana Negara dan Istana Garuda.
“Ini merupakan fasilitas kesehatan pertama yang akan diresmikan Presiden Jokowi di kawasan IKN,” jelas Akmal.
Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyampaikan, runway Bandara Nusantara kini telah mencapai panjang 2.200 meter dengan lebar 45 meter. Sebelumnya, Pesawat Kepresidenan dengan tipe RJ85 sukses mendarat di Bandara Nusantara, mengantarkan Presiden RI Joko Widodo melakukan kunjungan kerja di beberapa wilayah Kalimantan. Setelah bertambah tebal dan luas, runway bandara akan siap untuk didarati Pesawat Kepresidenan Boeing Business Jet 737-800 yang berukuran lebih besar dari RJ85.
Pembangunan bandara IKN sendiri ditargetkan selesai pada 31 Desember 2024, dengan runway sepanjang 3000 meter dan luas bangunan terminal 7.350 meter persegi. Bandara Nusantara nantinya dapat melayani pendaratan pesawat hingga jenis terbesar B-777 300 ER dan A380.
Editor : Muhammad Rizki