Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Perjalanan 4 Tahun Maju-Mundur Naturalisasi Kevin Diks, Potensi Debut Bulan Depan saat Kontra Jepang dan Arab Saudi

Almasrifah • Sabtu, 12 Oktober 2024 | 20:18 WIB

Kevin Diks (kanan) berhadapan dengan Erling Haaland di Champions League.
Kevin Diks (kanan) berhadapan dengan Erling Haaland di Champions League.
KALTIMPOST.ID, Sebelum akhirnya bersalaman dengan Ketua Umum (Ketum) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir hari ini (12/10/2024), calon naturalisasi baru, Kevin Diks, rupanya sudah sejak 2020 maju-mundur untuk bergabung dengan Timnas Merah Putih.

Berdasarkan sumber dari media lain, Diks pertama kali menyatakan minatnya untuk memperkuat Tim Garuda pada 2020.

PSSI yang kala itu dipimpin Mochamad Iriawan, ternyata tidak menyambut baik keinginan pemain FC Copenhagen tersebut dikarenakan permasalahan usia.

"Usia yang tidak mungkin kita masukkan ke dalam skuad timnas Indonesia di Piala Dunia 2021. Karena kita mencari pemain yang masih berumur 18 dan 19 tahun," ungkap Plt Sekjen PSSI Yunus Nusi, 23 September 2020 lalu.

Diks lantas melanjutkan karirnya hingga bergabung dengan klub Liga Super Denmark, FC Copenhagen.

Bersama klub bernama lengkap Football Club København ini, Diks bermain apik hingga menjuarai Danish Superliga pada 2021/22 dan 2022/23 serta sekali juara Danish Cup 2022/23.

Diks juga berkompetisi dengan sejumlah klub mentereng Eropa seperti Borussia Dortmund, Sevilla, Manchester City, Manchester United, dan Bayern Munich, setelah menjadi pemain reguler di Liga Champions.

Melihat progres gemilang Diks, PSSI pun mulai meliriknya untuk dinaturalisasi. Sayangnya, kali ini giliran Diks yang enggan untuk merespons niatan PSSI.

"Kami berkomunikasi terus, cuma harus hati-hati karena belajar dari kasus sebelumnya supaya ini tidak gagal. Kami sampai sekarang belum umumkan karena kami proses dulu kalau semua sudah matang nanti baru kita coba beri tahu kepada publik," jelas anggota Komite Eksekutif PSSI Hasani Abdulgani pada awal Desember 2021.

Melihat respons Diks, Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong akhirnya mencoretnya dari daftar pemain keturunan yang akan dinaturalisasi PSSI.

"Mungkin karena (Kevin Diks) terlambat respons, pelatih (Shin Tae-yong) mencari pemain yang lain," kata Hasani Abdulgani pada akhir Desember 2021.

Dua tahun kemudian, naturalisasi Diks baru kembali diwacanakan setelah melihat penampilan ciamik pemain 28 tahun itu kala kontra Manchester United, Oktober 2023. Wacana itu terus digulirkan meski belum menemui titik temu.

Diks mulai blak-blakan menyatakan minatnya lagi untuk membela Timnas Indonesia setidaknya pada September 2024 saat diwawancarai media Denmark.

"Mereka benar-benar menghubungi agen saya untuk pertama kalinya. Tentu saja merupakan kehormatan besar bahwa mereka menganggap saya jadi pemain tambahan yang berharga bagi Timnas," kata Kevin Diks kepada Bold.

Hingga pada dua hari lalu, Rabu (9/10), Ketum PSSI Erick Thohir angkat bicara terkait naturalisasi Kevin Diks.

Dan sore ini, Sabtu (12/10/2024), perjalanan panjang Diks untuk memperkuat Garuda berakhir dengan salaman dan ucapan selamat bergabung dari Erick Thohir.

"Makan siang sama pemain FC Copenhagen yang punya keturunan Indonesia, nggak lupa salaman. Selamat bergabung di Timnas Indonesia, @kevindiks2," tulis Erick Thohir di instagramnya, Sabtu (12/10/2024).

Untuk diketahui, Diks memenuhi syarat dinaturalisasi karena memiliki darah Indonesia dari jalur ibu yang berasal dari Ambon, Maluku, Indonesia. Kakek dan nenek Diks hijrah ke Belanda setelah perang.

"Orang tua ibu saya lahir di pulau kecil Ambon, dan mereka pergi ke Belanda untuk mencari kehidupan yang lebih baik setelah perang," ungkap Kevin Diks.

Sang kakek yang berasal dari Indonesia, menurut Diks, akan merasa senang jika mengetahui dirinya membela Timnas Merah Putih.

"Sayangnya nenek saya meninggal kurang dari dua tahun yang lalu. Tapi, saya masih memiliki kakek yang lahir di sana (Maluku). Jika saya berbicara dengannya tentang hal itu, saya rasa dia akan senang jika saya bermain untuk Indonesia," ujarnya.

Saat ini, Diks tinggal merampungkan proses naturalisasi. Berkasnya akan dibawa ke Kemenpora untuk kemudian diajukan ke Kemenkumham.

Dari Kemenkumham, berkas Diks akan diajukan ke Presiden Republik Indonesia kemudian diusulkan ke DPR RI untuk dibahas di Komisi III dan X dan dibawa ke Paripurna DPR.

Setelah itu, dikembalikan ke presiden. Jika Keputusan Presiden (Keppres) keluar, tahap selanjutnya adalah pengambilan sumpah WNI, pembuatan kartu tanda penduduk (KTP), dan paspor Indonesia.

Sesudah semua dokumen ini lengkap, PSSI akan mengajukan perpindahan asosiasi Diks ke FIFA, dari Belanda (KNVB) ke Indonesia (PSSI). Kalau disetujui, baru bisa membela Timnas Indonesia.

Bila proses naturalisasi ini berjalan cepat, Diks dapat menjalankan debut pada bulan depan. Ketika itu, Timnas Garuda tengah menghadapi laga lanjutan putaran 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Jepang pada 15 November dan Arab Saudi pada 19 November. (*)

Editor : Almasrifah
#Timnas Indonesia #erick thohir #FC Copenhagen #Kevin Diks #tim garuda