Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Prabowo Panggil 108 Calon Menteri: Perempuan Hanya 10 Persen

Dwi Puspitarini • Rabu, 16 Oktober 2024 | 11:36 WIB

 

Veronica Tan saat menyambangi kediaman presiden terpilih Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (14/10).
Veronica Tan saat menyambangi kediaman presiden terpilih Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (14/10).

 

KALTIMPOST.ID, Presiden terpilih Prabowo Subianto telah memanggil 108 calon menteri, wakil menteri, dan kepala lembaga ke kediamannya di Jalan Kertanegara IV, Jakarta Selatan, pada Senin (14/10) dan Selasa (15/10).

Pemanggilan ini bertujuan untuk mempersiapkan kabinet pemerintahan periode 2024-2029, yang dijadwalkan akan dilantik pada 20 Oktober 2024.

Menariknya, dari total calon pejabat yang dipanggil, hanya 11 di antaranya perempuan, atau sekitar 10,1 persen.

Sebagian besar nama yang dipanggil Prabowo adalah kader partai politik atau individu yang terafiliasi dengan partai pendukungnya.

Kehadiran kader partai ini mencerminkan kuatnya pengaruh koalisi partai dalam formasi kabinet Prabowo-Gibran Rakabuming Raka.

Meskipun demikian, proporsi perempuan dalam calon kabinet menjadi sorotan, mengingat jumlah yang terbilang sedikit dibandingkan laki-laki.

 Baca Juga: Pembinaan Gulat di Kaltim Tetap Pakai Gaya Lama, Atlet Junior Wajib Bersaing dengan Senior

Pada Rabu (16/10), Prabowo menggelar pembekalan khusus untuk para calon menteri dan pejabat di kediamannya di Hambalang, Bogor.

Wakil presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka juga turut hadir dalam acara tersebut.

Pembekalan ini diadakan untuk mempersiapkan calon anggota kabinet menghadapi tantangan dalam pemerintahan mendatang.

Berikut ini nama para perempuan calon anggota kabinet Prabowo-Gibran.

1. Sri Mulyani (Menteri Keuangan)
2. Veronica Tan (Pendiri Love Care Indonesia)
3. Widiyanti Putri Wardhana (Komisaris PT Teladan Prima Agro)
4. Ribka Haluk (Penjabat Gubernur Papua)
5. Meutya Hafid (Politisi Golkar/Eks Ketua Komisi I DPR)
6. Arifah Choiri Fauzi (Sekretaris PP Muslimat NU)
7. Christina Aryani (Politisi Golkar)
8. Isyana Bagoes Oka (Anggota Dewan Pembina PSI)
9. Diana Kusumastuti (Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR)
10.Stella Christie (Guru Besar Tsinghua University, China)
11.Dyah Roro Esti (Wakil Bendahara Umum Golkar)

Isu keterwakilan perempuan dalam kabinet Prabowo-Gibran memunculkan berbagai reaksi.

Beberapa pihak menilai perlunya peningkatan partisipasi perempuan dalam pemerintahan agar lebih inklusif.

“Tentu, harapan publik adalah kabinet yang lebih beragam, termasuk dari sisi gender,” ujar seorang analis politik yang mengamati dinamika pembentukan kabinet ini.

 Baca Juga: Insiden Turbulensi Parah di Pesawat Air Canada: Penumpang Terlempar, Makanan Berceceran di Langit-Langit

Meski demikian, Prabowo dianggap telah memilih nama-nama yang memiliki kapasitas dan pengalaman, baik dari sektor politik maupun profesional.

"Kita masih menunggu pengumuman resmi siapa saja yang akan duduk di kabinet, tetapi yang pasti nama-nama yang dipilih adalah orang-orang yang dianggap mumpuni," tambah analis tersebut.

Di tengah sorotan keterwakilan perempuan, publik juga memerhatikan peran partai politik dalam formasi kabinet.

Prabowo diprediksi akan memberi ruang yang cukup besar bagi partai pendukungnya, sebagai imbalan atas dukungan selama pemilu.

Partai-partai besar seperti Gerindra, PDIP, dan koalisi lainnya diperkirakan akan mendominasi kursi strategis di kabinet.

 Baca Juga: Ciptakan Suasana yang Kondusif, Polisi Siapkan Pengamanan saat Debat Publik Pilkada Kubar

Menjelang pelantikan pada 20 Oktober 2024, nama-nama calon anggota kabinet Prabowo terus menjadi bahan spekulasi.

Pelantikan presiden dan wakil presiden baru tinggal menghitung hari, dan semua mata tertuju pada komposisi kabinet yang akan segera diumumkan. (*)

 

Dapatkan info dan berita update lain dari Kaltim Post. Gabung/join dengan klik >> Whatsapp Channel Kaltim Post

Editor : Dwi Puspitarini
#kabinet #Prabowo-Gibran #gender #keterwakilan perempuan #presiden terpilih #menteri