Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Menteri Desa Yandri Susanto Klarifikasi Polemik Kop Kemendes: 'Tak Ada Uang Negara yang Dipakai!'

Dwi Puspitarini • Kamis, 24 Oktober 2024 | 12:37 WIB

 

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto.
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto.

 

KALTIMPOST.ID, Yandri Susanto, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), menjadi sorotan setelah penggunaan kop kementerian dalam undangan acara haul almarhum ibunya di Serang, Banten.

Polemik ini semakin panas karena acara tersebut dikaitkan dengan kepentingan politik istrinya.

Tak tinggal diam, Yandri memberikan klarifikasi terkait kontroversi yang mencuat di masyarakat.

Mantan Pimpinan MPR ini mengakui bahwa terjadi kekurangan kontrol dalam pembuatan undangan haul tersebut.

"Saya memang kurang mengontrol pembuatan undangan dengan kop kementerian, dan itu terjadi setelah saya baru saja dilantik sebagai menteri," jelas Yandri di Istana Negara, Jakarta, Rabu, 23 Oktober 2024.

 Baca Juga: Distan Dorong Warga Kecamatan Waru di PPU Budidayakan Katuk, Peluang Ekonomi Baru

Yandri juga menegaskan bahwa tidak ada uang kementerian yang digunakan dalam acara tersebut.

"Intinya, dari acara itu, tidak satu sen pun uang Kemendes yang saya gunakan. Demi Allah, demi Rasul, gak ada," tegasnya, bersumpah di hadapan media.

Polemik ini, menurut Yandri, murni disebabkan oleh kesalahan administrasi yang berujung pada sorotan publik dan viral di media sosial.

"Ini persoalan administrasi yang akhirnya jadi viral. Kami akan lebih hati-hati ke depannya dan tidak akan mengulangi lagi," tambahnya.

Selain itu, Yandri mengakui bahwa dirinya masih dalam tahap belajar setelah baru saja dilantik dalam Kabinet pemerintahan Prabowo.

"Saya masih belajar, dan ini menjadi pelajaran berharga. Kritik ini sangat bagus, dan akan kami jadikan masukan untuk lebih baik lagi," ujarnya.

 Baca Juga: Soal Pendidikan di Masa Rahmad Mas'ud, Rendy-Eddy Komentar Harusnya Alokasi Anggaran Bisa Ditambah

Ia juga menjelaskan bahwa penggunaan kop kementerian dalam acara tersebut terjadi karena ada diskusi di internal kesekjenan Kemendes yang menganggap perlu adanya surat tersebut.

Namun, Yandri mengaku terlalu sibuk dengan persiapan pasca pelantikan sehingga kurang memberikan perhatian penuh.

"Saya memang sedang banyak persiapan setelah pelantikan, jadi mungkin kurang kontrol soal undangan ini," kata Yandri.

Namun, ia menegaskan bahwa tidak ada niatan buruk atau penggunaan fasilitas negara yang tidak semestinya dalam acara haul tersebut.

Yandri berjanji bahwa di masa mendatang, seluruh kegiatan akan lebih diperhatikan dan mengikuti prosedur yang benar.

"Ke depan, kami akan lebih hati-hati sesuai prosedur. Ini menjadi masukan yang sangat baik dari berbagai pihak," pungkasnya. (*)

 

Dapatkan info dan berita update lain dari Kaltim Post. Gabung/join dengan klik >> Whatsapp Channel 

Editor : Dwi Puspitarini
#serang #haul #uang negara #kritik #Polemik Kop Kemendes #mendes pdt #klarifikasi #acara pribadi #yandri susanto #prabowo #Penyalahgunaan Kop surat Kemendes PDT