Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Sejak Dibangun Jembatan Achmad Amins Terlarang untuk Truk: Kembali Ditutup, Takut Runtuh Warga Usulkan Jembatan Baru

Uways Alqadrie • Rabu, 11 Desember 2024 | 19:26 WIB

PEMERIKSAAN: Jembatan Achmad Amins kembali menjalani tes dan uji coba lanjutan pada 11 Desember 2024. (FOTO: IST)
PEMERIKSAAN: Jembatan Achmad Amins kembali menjalani tes dan uji coba lanjutan pada 11 Desember 2024. (FOTO: IST)
SEBUAH pikap yang mengangkut ayam potong hidup berhenti di Jalan Embun Surya tak jauh dari Perumahan Sambutan Permai Samarinda pada minggu, 8 Desember 2024. Sopir pikap turun, bertanya pada warga apakah jembatan Achmad Amins sudah bisa dilewati.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Pertanyaan tersebut terlontar lantaran sebelumnya dia harus memutar dari Palaran menuju Sambutan, melewati Samarinda Seberang, masuk ke Jalan Pelabuhan lalu menuju Jalan Sultan Alimudin. 

Memang selama dua hari 7-8 Desember 2024 jembatan Achmad Amins yang sebelumnya bernama Jembatan Mahkota II harus menjalani asesmen guna mengumpulkan data terkait kekuatan strukturnya. Malam ini, 11 Desember 2024 jabatan Achmad Amins kembali menjalani tes dan uji coba lanjutkan. Berlangsung mulai pukul 18.00-06.00 Wita atau 12 Desember 2024.

Idham, salah satu anggota tim assessment, menjelaskan, fokus pemeriksaan berada pada tegangan kabel tayed jembatan. Berbagai sektor juga diperiksa menggunakan alat khusus sesuai kebutuhan.

"Kondisi jembatan saat ini sangat kuat dan aman untuk umum. Namun, kita tunggu hasil laporan yang akan diajukan ke KKJTJ, termasuk rekomendasi pemeliharaan yang perlu dilakukan Dinas PUPR Samarinda,” tambahnya.

Idham memastikan penyelidikan teknis selesai pada Desember 2024. Namun, kapan laporan resmi dari KKJTJ akan keluar, masih belum dapat dipastikan.

Bagi warga yang bermukim di Kecamatan Palaran, jembatan tersebut sangat vital untuk mempercepat waktu menuju ke wilayah Samarinda kota. Sedangkan bagi warga yang bermukim di Samarinda, keberadaan jembatan Achmad Amins sangat membantu mempercepat waktu menuju ke Samarinda Seberang, Kecamatan Palaran, Sanga-sanga, Kecamatan Handil Kutai Kartanegara, menuju ke pantai di wilayah Samboja. Juga menuju Balikpapan karena letaknya persis di depan pintu masuk tol Balikpapan-Samarinda.

Warga Samarinda tentu harap-harap cemas dengan kekuatan jembatan yang sempat di gadang-gadang sebagai alternatif Jembatan Mahakam. Namun sejak resmi dibuka pada 21 Januari 2017 jembatan tersebut hanya boleh dilewati kendaraan pribadi, pikap dan roda dua. Sedangkan truk atau berbobot di atasnya sampai sekarang dilarang lewat atau melintas. 

Pemkot Samarinda telah memasang dua portal di depan pintu masuk Jembatan Achmad Amins. Selama 7 tahun ini, portal tersebut sudah beberapa kali sengaja ditabrak truk yang berusaha melintas untuk mempercepat waktu menuju Samarinda kota atau ke wilayah Palaran. 

Namun apakah selama ini kendaraan bisa tenang melintas di jembatan tersebut. Jawabannya tentu tidak. Lantaran berbagai isu tentang kekuatan jalan tersebut tetap terjaga dengan baik selama portal masih terpasang. Juga selama belum ada kepastian keamanan jembatan tersebut itu untuk masa-masa akan datang, meski sudah ada pernyataan resmi tentang kondisi terkini jembatan. 

"Kalau melintas di Jembatan Achmad Amins perasaan seperti tidak nyaman. Keberadaan portal memperlihatkan jembatan tersebut tidak sedang baik-baik saja. Mungkin perlu dipikirkan membuat jembatan baru yang lebih safety, tidak bikin hati was-was ketika melintas," kata Syarifudin, warga Kompleks perumahan Sambutan Permai. 

Komentar senada disampaikan Rini warga Sungai Kapih. Perempuan berusia 40 tahun yang bekerja di kawasan Samarinda Seberang tersebut menyebut, ada baiknya Pemprov Kaltim atau Pemkot Samarinda memikirkan membuat jembatan baru yang tidak jauh dari jembatan Achmad Amins. 

Baca Juga: Saat Rekonstruksi Agus Buntung Kenakan Topeng, Kemudian Minta Lepas dan Dipakaikan Jaket Almamater

"Kalau mau jujur, saya termasuk yang takut ketika melintas di jalan tersebut tiba-tiba jembatan runtuh. Semoga tidak terjadi, tapi belajar dari kejadian di jembatan Kutai Kartanegara beberapa tahun lalu, ada baiknya mulai dipikirkan jembatan baru tidak jauh dari lokasi yang ada," pintanya. 

Editor : Uways Alqadrie
#pemprov kaltim #jembatan mahkota 2 #jembatan achmad amins #pemkot samarinda #andi harun #Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik