Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Usai Dapat WhatsApp Pengakuan Istri Meracuni Adik Ipar dengan Sianida, Yuda Jatuhkan Talak Cerai ke Rika Amalia

Uways Alqadrie • Sabtu, 21 Desember 2024 | 06:31 WIB
DENDAM: Aisyah Nur Fadilah (13) dihabisi kakak ipar gara-gara persoalan penyadapan telepon seluler.(FOTO: IST)
DENDAM: Aisyah Nur Fadilah (13) dihabisi kakak ipar gara-gara persoalan penyadapan telepon seluler.(FOTO: IST)

KALTIMPOST.ID, M Yusuf (58 tahun), ayah korban yang juga mertua Rika masih syok dan terus menangis meratapi kejadian ini. Dia tak pernah menyangka menantunya bisa nekat menghabisi Aisyah Nur Fadilah (13) dengan sianida.

Syok dan kaget juga diperlihatkan Yuda (25) langsung talak cerai sang istri, Rika Amalia (19), yang nekat mencampur racun di jamu adik iparnya, Aisyah Nur Fadilah (13) hingga tewas.

Rika Amalia ditalak cerai Yuda (25) di Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (19/12/2024). Yuda sangat marah ke istrinya itu karena tega membunuh sang adik yang masih berusia 13 tahun. 

Yuda memilih menjadi seorang single parent (orangtua tunggal) dari bayi hasil pernikahannya dengan Rika Amalia yang kini sudah diamankan polisi.

Diketahui, Yuda menikahi Rika dan dianugerahi satu orang bayi laki-laki yang masih berusia 3 bulan.

"Anaknya masih bayi baru 3 bulan, laki-laki ," ujar Yusuf, ayah Yuda yang juga mertua Rika, Kamis (19/12/2024). Setelah mengetahui dan mendapat pesan singkat dari istrinya, Yuda kata Yusuf sangat terpukul dan syok.

Ia langsung memberikan talak 3 kepada Rika. "Langsung ditalak 3, cerai sama pelaku, karena tidak terima adiknya diperlakukan seperti ini sampai meninggal dunia," katanya.

"Jadi Yuda dan kami keluarga yang merawatnya (sang bayi). Tetap di sini, " katanya.

Yuda sehari-hari bekerja sebagai buruh di toko pakaian bagian gudang dengan penghasilan yang seadanya, berkisar Rp 75 ribu hingga Rp 100 ribu per hari.

"Kalau lagi ada rezeki bisa Rp 100 ribu, tapi kalau tidak ya mentok-mentok Rp 75 ribu," katanya.

"Saya tidak terima atas peristiwa meninggal anak saya ANF, saya berharap dengan pihak kepolisian pelaku dihukum setimpal atas perbuatannya," ungkap Yusuf, Kamis (19/12/2024). 

Menurut Yusuf, antara Rika dan ANF sebenarnya tak ada masalah. 

"Ini lantaran hanya bentrok kecil saja. Permasalahan telepon seluler korban disadap oleh kakak iparnya ini (pelaku) ," katanya dengan mata memerah. 

Editor : Uways Alqadrie
#Kakak ipar bunuh adik ipar dengan sianida di Palembang #polda sumatera selatan #poltabes palembang #sianida