KALTIMPOST.ID, Mahasiswa S2, Billy gelap mata setelah diputus Natasya Hutagalung (24) pada Agustus 2024 lalu. Buntutnya, Billy menyewa eksekutor bernama Satim untuk menyiram air keras ke wajah mahasiswa asal Kalimantan Barat tersebut pada malam Natal 24 Desember di Jogjakarta.
Natasya Hutagalung adalah mahasiswi Sekolah Tinggi Pemerintahan Masyarakat Desa (STPMD) APMD Jogjakarta, berasal dari Kecamatan Tumbang Titi, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat menjadi korban penyiraman air keras saat malam Natal, Selasa (24/12).
Sang pelaku sama-sama berasal dari Kalimantan Barat, namun pilih dari Kabupaten Ketapang. Sedangkan eksekutor, Satim adalah warga Kuningan Jawa Barat yang bermukim di Yogyakarta. Natasya dan Billy berpacaran sejak 2021. Kemudian pada Agustus 2024, terjadi ketidakcocokan yang berakhir terpisah.
Kasatreskrim Polresta Jogja Kompol Probo Satrio menjelaskan, merasa tidak terima diputus cintanya oleh Natasya, Billy terus berusaha mengajak balikan. Beberapa kali ia mendatangi indekos Natasya, namun tetap ditolak. Merasa usahanya sia-sia, Billy kemudian mengancam Natasya.
"Inti ancamannya, jika mereka tidak bisa bersatu maka kalau hancur-hancur semua, sama-sama merasakan," ungkap Probo.
Ancaman itu tetap tidak mengubah keputusan Natasya.
Editor : Uways Alqadrie