Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Mengharukan! Dua Anak Perempuan Palestina Bertemu Kembali dengan Orangtuanya setelah Terpisah Akibat Konflik Gaza

Thomas Dwi Priyandoko • Kamis, 2 Januari 2025 | 16:52 WIB
Momen dua anak perempuan Palestina bertemu dengan kedua orangtuanya. (Foto: Tangkapan Layar)
Momen dua anak perempuan Palestina bertemu dengan kedua orangtuanya. (Foto: Tangkapan Layar)

KALTIMPOST.ID-Dua anak perempuan Palestina yang lama terpisah akibat konflik berkepanjangan di Gaza akhirnya bertemu kembali dengan orangtua mereka.

Kedua anak tersebut adalah Sama (12 tahun) dan Lama (11 tahun). Sebelumnya mereka terpisah dari keluarga mereka di tengah situasi perang yang semakin memburuk di wilayah tersebut.

Pertemuan yang penuh haru kedua anak dengan orangtuanya itu merupakan keberhasilan upaya yang dilakukan UNICEF, badan PBB yang fokus pada anak-anak, dalam perannya di konflik tersebut. 

Menurut UNICEF, kedua saudara kandung itu tetap berada di Gaza utara meskipun wilayah tersebut menjadi sasaran pengeboman intensif oleh Israel.

Sementara itu, orang tua mereka telah dipindahkan ke wilayah Gaza selatan demi keamanan. Setelah lebih dari satu tahun terpisah, keluarga tersebut akhirnya dipertemukan kembali di Deir el-Balah, sebuah kota di Gaza tengah.

Upaya ini merupakan bagian dari program UNICEF untuk membantu anak-anak yang terpisah dari keluarga mereka akibat konflik. Hingga saat ini, UNICEF melaporkan telah berhasil mempertemukan lebih dari 60 anak dengan keluarga mereka di Gaza. Namun, tantangan yang dihadapi masih sangat besar.

UNICEF memperkirakan bahwa sekitar 17.000 anak di wilayah tersebut saat ini hidup tanpa pendampingan orang tua atau telah terpisah dari keluarga mereka.

Melalui kerja sama dengan organisasi kemanusiaan lokal dan internasional, UNICEF terus berusaha mencari dan mempertemukan anak-anak yang terpisah ini dengan keluarga mereka.

"Kami sangat berkomitmen untuk membantu anak-anak yang paling rentan di Gaza, terutama mereka yang terpisah dari orang yang mereka cintai," kata perwakilan UNICEF dalam pernyataannya.

Situasi di Gaza tetap menjadi salah satu krisis kemanusiaan terbesar di dunia, dengan dampak yang sangat parah bagi anak-anak. UNICEF menyerukan kepada semua pihak yang terlibat dalam konflik untuk memberikan akses kemanusiaan yang aman dan mendukung upaya reunifikasi keluarga sebagai bagian dari perlindungan hak-hak anak.(*)

Editor : Thomas Priyandoko
#palestina #Konflik Gaza