Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Dua Pekerja Bangunan Kesetrum Listrik Tegangan Tinggi Saat Pasang Kanopi di Samarinda

Eko Pralistio • Jumat, 3 Januari 2025 | 17:59 WIB
PEKERJA: Di sengat listrik dan mengalami luka cukup serius. Hampir sekujur tubuhnya mengelupas. (Foto/IST)
PEKERJA: Di sengat listrik dan mengalami luka cukup serius. Hampir sekujur tubuhnya mengelupas. (Foto/IST)

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA–Insiden serius menimpa dua pekerja bangunan, Ahmadi (60) dan Rahmad Hikami (24), saat memasang kanopi di lantai tiga sebuah rumah di Jalan Slamet Riyadi No. 16, Karang Asam, Kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda, Rabu (3/1).

Peristiwa tersebut terjadi ketika lembaran seng yang mereka bawa tertiup angin dan menyentuh kabel listrik bertegangan tinggi.

Rahmad menjelaskan bahwa ia dan ayahnya memulai pekerjaan pagi itu dengan hati-hati, mengingat keberadaan kabel listrik di dekat lokasi kerja. Mereka memutuskan memanjat pagar besi sebagai jalur alternatif untuk menghindari kabel.

“Saat membawa seng untuk dipasang, angin kencang tiba-tiba meniupnya ke arah kabel listrik. Seng tersebut menyentuh kabel, memicu ledakan besar, dan kami berdua terpental,” ungkap Rahmad.

Akibat insiden tersebut, Ahmadi mengalami luka bakar serius di sekitar 40% tubuhnya, sedangkan Rahmad hanya mengalami luka ringan di tangan.

Tim relawan dari Ambulans Satria Samarinda, yang dipimpin oleh Christopher, merespons cepat setelah menerima laporan dari grup WhatsApp EMT-ITS.

“Kami kebetulan sedang berada di sekitar Rumah Sakit Hermina ketika mendapat kabar. Begitu tiba di lokasi, kami menemukan kedua korban dalam kondisi sadar, meskipun salah satunya mengalami luka bakar cukup parah,” ujar Christopher.

Evakuasi berlangsung penuh tantangan. Lokasi korban berada di lantai tiga dengan akses terbatas dan kabel listrik aktif di sekitar area, yang meningkatkan risiko.

“Korban dengan luka bakar parah dievakuasi menggunakan scoop stretcher. Proses ini membutuhkan kehati-hatian ekstra untuk memastikan korban tidak mengalami cedera tambahan selama diturunkan dari lantai tiga,” jelas Christopher.

Sementara itu, korban dengan luka ringan dievakuasi oleh tim dari PMI Samarinda dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Hermina Samarinda.

Ahmadi saat ini dirawat secara intensif akibat luka bakar di 40% tubuhnya. Sementara itu, Rahmad yang mengalami luka ringan di tangan telah mendapatkan penanganan medis.

Pihak keluarga dan relawan berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi pekerja konstruksi untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat bekerja di dekat instalasi listrik.

 

Editor : Uways Alqadrie
#samarinda #pekerja bangunan #kesetrum listrik