Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

78 Hari Kerja, Bukti Nyata! Prabowo-Gibran Gercep Luncurkan Makan Bergizi Gratis Hari Ini

Dwi Puspitarini • Senin, 6 Januari 2025 | 07:21 WIB

 

Kurang dari 100 hari menjabat, Prabowo-Gibran meluncurkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada hari ke-78 sebagai bukti komitmen nyata.
Kurang dari 100 hari menjabat, Prabowo-Gibran meluncurkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada hari ke-78 sebagai bukti komitmen nyata.

 

KALTIMPOST.ID, Program makan bergizi gratis (MBG), salah satu inisiatif besar pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, resmi dimulai pada Senin (6/1/2025).

Program ini menandai langkah konkret pemerintah dalam upaya meningkatkan gizi masyarakat, terutama anak-anak sekolah, ibu hamil, dan balita.

Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, menyebut peluncuran program ini sebagai tonggak bersejarah bangsa.

“Kita bersyukur tidak menunggu 100 hari. Tepat di hari ke-78 pemerintahan Bapak Prabowo, program MBG dimulai. Ini tonggak sejarah untuk Indonesia," ujarnya.

 Baca Juga: Penyaluran Kredit UMKM Meroket, Risiko Kredit Macet Terjaga Rendah 

Program ini dimulai dengan mengoperasikan 190 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur yang tersebar di 26 provinsi.

Setiap dapur dipimpin oleh tenaga ahli yang memastikan pengelolaan gizi dan keuangan berjalan transparan.

"Ada ahli gizi di setiap dapur untuk memastikan kebutuhan nutrisi terpenuhi. Satu akuntan juga akan memastikan semua pengelolaan keuangan dapat dipertanggungjawabkan,” tambah Hasan.

SPPG bertujuan untuk memenuhi minimal sepertiga kebutuhan gizi harian para penerima manfaat.

Fokus awal diberikan kepada anak-anak sekolah, ibu hamil, dan balita, dengan harapan besar mampu menurunkan angka malanutrisi di Indonesia.

 Baca Juga: Kekuatan Media Sosial: Terong Bu Lurah Bukti Isu Sederhana Bisa Jadi Viral

Hal menarik dari program ini adalah keterlibatan pelaku UMKM sebagai mitra utama.

Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat untuk berpartisipasi sangat tinggi.

“Antusias luar biasa. Semua pihak punya hak yang sama untuk menjadi bagian dari program ini," kata Dadan.

Dengan menggandeng UMKM, pemerintah tidak hanya meningkatkan gizi masyarakat tetapi juga menggerakkan ekonomi lokal.

Dadan juga menjelaskan bahwa setiap dapur akan dipimpin oleh sarjana penggerak pembangunan Indonesia.

"Setiap dapur MBG dipimpin oleh tenaga ahli yang telah dilatih khusus. Ini untuk memastikan program berjalan sesuai target," tegasnya.

 Baca Juga: Inflasi Akhir Tahun di Balikpapan Terkendali

Program ini tidak hanya fokus pada pemenuhan gizi, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi dan sosial yang lebih luas.

Dengan melibatkan UMKM, pemerintah berharap roda perekonomian masyarakat dapat bergerak lebih cepat.

Salah satu pelaku UMKM yang terlibat, Siti, mengaku optimis program ini akan membawa dampak positif.

"Kami merasa diberdayakan. Selain membantu masyarakat, kami juga dapat meningkatkan penghasilan melalui program ini," ujarnya.

Pemerintah menargetkan program ini sebagai langkah awal menuju masyarakat Indonesia yang lebih sehat dan kuat.

“Ini bukan hanya soal makan bergizi, tapi juga investasi untuk masa depan generasi bangsa," ujar Hasan menutup. (*)

Editor : Dwi Puspitarini
#program pemerintah #Makan Bergizi Gratis #Prabowo-Gibran #janji kampanye