Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Tiga Situs Judi Online Jadi Sponsor Pembangunan Hotel Aruss Semarang Senilai Rp 200 Miliar

Uways Alqadrie • Selasa, 7 Januari 2025 | 07:16 WIB
DISITA BARESKRIM: Pembangunan Hotel Aruss Semarang senilai Rp 200 miliar diduga menggunakan dana judi 3 judi online. (FOTO: IST)
DISITA BARESKRIM: Pembangunan Hotel Aruss Semarang senilai Rp 200 miliar diduga menggunakan dana judi 3 judi online. (FOTO: IST)

KALTIMPOST.ID, Pengelola Hotel Aruss Semarang diduga kuat berhubungan dengan penerimaan uang dari judi online atau uang hasil tindak pencucian uang. Berdasarkan bukti tersebut Bareskrim Polri melakukan penyitaan terhadap bangunan berlantai 11 tersebut yang diperkirakan pembangunannya menghabiskan Rp 200 miliar.

Dalam pemeriksaan pembangunan hotel tersebut mempunyai keterkaitan langsung dengan 3 judi online yakni Dafabet, Agen138, dan judi bola.

Ini disebabkan hotel itu diduga dibangun menggunakan uang hasil tindak pencucian uang aktivitas tiga situs judi online.

"Kami melihat bahwa aset berupa satu Hotel Aruss di Semarang yang dikelola PT Arta Jaya Putra," jelas Dirtipideksus Bareskrim Polri, Brigjen Pol Helfi Assegaf, Senin (6/1/2025).

Dari hasil temuan tersebut, pihaknya mengklaim jika Hotel Aruss Semarang dibangun dari hasil tindak pidana judi online (judol).

Lebih lanjut, ia membeberkan hasil temuan pihaknya terkait hotel yang beralamat lengkap di Jalan Dr Wahidin Nomor 116 Kota Semarang itu.

Dari hasil temuan tersebut, pihaknya mengklaim jika Hotel Aruss Semarang dibangung dari hasil tindak pidana judi online (judol).

PT AJ disebutkan menerima aliran dana sekitar Rp 40,56 miliar yang diperoleh dari rekening pribadi berinisial FH. Dana tersebut dipindahkan melalui lima rekening yang diduga dikelola oleh bandar judi online yang terhubung dengan platform seperti Dafabet, agen 138, dan judi bola. 

Sebagai pengelola Hotel Aruss Semarang, PT AJP disebut telah menerima dana yang ditransfer melalui rekening dari inisial FH. “Yang pertama rekening dari OR, satu rekening dari RF, satu rekening dari MD, dan dua rekening dari KP,” ucapnya di hadapan awak media pada 6 Januari 2024.

“Rekening tersebut dibuka oleh bandar yang terkait dengan judi online, antara lain Dafabet, Agen138, dan judi bola,” tambahnya.

Selain itu, juga terdapat setoran tunai yang berasal dari individu berinisial GP dan AS yang turut mendanai aliran dana tersebut.

Masih berstatus sebagai saksi TPPU judol, orang-orang tersebut nantikan akan dilaksanakan gelar perkara khusus.

“Terkait dengan perkara ini, kita fokus ke TPPU-nya. Nanti di tindak pidana asal (judi online), akan dirilis secara khusus oleh Dittipidsiber,” ujarnya.

 

Editor : Uways Alqadrie
#judi online #hotel aruss semarang #bareskrim polri