KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), operator dari kereta cepat Whoosh, mengeluarkan pernyataan permohonan maaf pada Senin malam (6/1/2025).
Hal tersebut terkait komentar yang kurang pantas yang muncul di akun resmi mereka di aplikasi X.
Dalam klarifikasi yang diposting oleh akun @KeretaCepatID pada pukul 12:23 UTC, manajemen PT KCIC menyatakan bahwa komentar tersebut adalah hasil dari kelalaian admin pengelolaan media sosial mereka.
"Perihal comment dengan text yang kurang pantas pada akun resmi di aplikasi X PT KCIC - Whoosh dengan ini, management PT KCIC menyatakan permohonan maaf atas kelalaian admin pengelolaan sosial media," tulis pernyataan tersebut.
KCIC menegaskan bahwa komentar yang tidak pantas tersebut tidak mencerminkan sikap resmi perusahaan.
"Saat ini comment tersebut sudah dihapus dari akun resmi PT KCIC. Atas kejadian tersebut KCIC admin terkait akan diberikan sanksi sesuai aturan perusahaan," lanjut pernyataan tersebut.
Meskipun demikian, reaksi dari warganet terhadap insiden ini bervariasi. Beberapa mendukung admin tersebut dengan menganggap komentar itu sebagai ekspresi emosi yang jujur menyikapi keputusan PSSI yang akan mengontrak Patrick Kluivert sebagai pelatih Timnas Indonesia.
Pada postingan yang dimaksud Admin Whoosh menuliskan komentar dengan alat kelamin laki-laki yang mengekspresikan kemarahan sekaligus kekecewaan.
Baca Juga: Sudah Deal! Patrick Kluivert Dikontrak Sebagai Pelatih Baru Timnas Indonesia
“Woi Whoosh, gw sebagai customer sebulan sekali lu, gw minta adminnya jangan dipecat, bahkan klo bisa kasih naik gaji 5 persen, karena tweet nya sesuai fakta dan mewakili customer lu,” tulis Cuan_Lyfe.
Sementara netizen lain menyoroti pentingnya profesionalisme dalam pengelolaan media sosial perusahaan. PT KCIC pun belum memberikan komentar lebih lanjut mengenai jenis sanksi yang akan diberikan kepada admin tersebut.(*)
Editor : Thomas Dwi Priyandoko