Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Beralasan Sedang Sakit, Polisi Bakal Jemput Paksa Penyandang Dana Sindikat Uang Palsu di UIN Alauddin Makassar

Uways Alqadrie • Selasa, 7 Januari 2025 | 12:52 WIB
Annar Salahuddin Sampetoding
Annar Salahuddin Sampetoding

KALTIMPOST.ID, Penyandang dana sindikat uang palsu di UIN Alauddin Makassar, Annar Salahuddin Sampetoding masih mangkir dari pemeriksaan lanjutan dengan alasan sedang dirawat di RS Bhayangkara. Namun dokter yang merawat telah memberikan rekomendasi untuk pulang atau berobat jalan.

Tentang kondisi tersebut, Kapolres Gowa, AKBP Reonald Simanjuntak mengatakan, masih berkoordinasi terkait perkembangan terakhir kondisi kesehatan tersangka Annar Sampetoding. Informasi terakhir, Annar masih dirawat di RS Bhayangkara Makassar.

"Masih dirawat di rumah sakit, koordinasi sama pihak kedokteran apa sudah bisa dihentikan pengobatannya, kita jemput atau bagaimana," ujarnya, Senin (6/1/2025).

Pihaknya mengaku akan berkoordinasi dengan RS Bhayangkara untuk mengetahui kondisi pasti Annar.

Sejauh ini, AKBP Reonald Simanjuntak telah berkomunikasi dengan penyidik ihwal kondisi dan rencana penjemputan Annar. Dikabarkan Annar akan dijemput sore atau malam ini.

Diketahui, nama Annar diketahui tak ada di daftar pasien Rumah Sakit Bhayangkara, Makassar, Sulsel, Senin (6/1/2025). Annar disebut dirawat ruang VVIP Ibis 5 lantai empat, RS Bhayangkara Makassar. Kesehatan Annar disebut membaik sejak beberapa waktu lalu. 

Hanya saja setiap kali dokter maupun perawat mengizinkan rawat jalan, bos uang palsu UIN Alauddin Makassar ini mengaku ada keluhan sakit. 

AKBP Reonald Simanjuntak menyebutkan bahwa Annar syok dan drop setelah statusnya ditingkatkan menjadi tersangka dan penahanan dijadwalkan. 

Annar diketahui memiliki riwayat penyakit jantung dan prostat. Annar mengalami syok setelah namanya disebut terlibat dalam sindikat uang palsu UIN Alauddin Makassar. Hal ini menjadi alasan Annar tidak memenuhi panggilan pemeriksaan pertama, Senin (23/12/2024).

Pada Kamis (26/12/2024) sekitar pukul 19.00 Wita, Annar akhirnya memenuhi panggilan penyidik Satreskrim Polres Gowa. 

 

Editor : Uways Alqadrie
#Polda Sulawesi Selatan #UIN Alauddin Makassar #Andi Ibrahim Dosen UIN Makassar #sindikat uang palsu Makassar #polres gowa