KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - KPU Samarinda akhirnya menunaikan tugasnya dengan menetapkan calon terpilih hasil Pilkada Serentak 2024 di Kota Tepian, Kamis Siang, 9 Januari 2025. Lewat pleno terbuka yang digelar di Harris Hotel Samarinda, Andi Harun dan Saefuddin Zuhri ditetapkan sebagai wali kota dan wakil wali kota terpilih hasil perhitungan suara.
Penetapan itu ditahbiskan lewat Surat Keputusan (SK) KPU Samarinda Nomor 1 Tahun 2025 tentang Penetapan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Samarinda Terpilih Hasil Pilkada Serentak 2024. Ketua KPU Samarinda, Firman Hidayat menuturkan, pleno penetapan ini diselenggarakan selepas adanya edaran dari KPU RI untuk bisa menyelesaikan tahap akhir Pilkada Serentak 2024.
“Setelah ada pengumuman dari MK (Mahkamah Konstitusi), daerah yang tidak bersengketa bisa melanjutkan tahapan. Hari ini, kami memplenokan penetapan calon terpilih,” ucapnya selepas acara.
Setelah pleno, SK 1/2025 itu akan dikirim ke Gubernur Kaltim untuk diteruskan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk menjadi nomenklatur dalam SK pelantikan kepala daerah terpilih hasil Pilkada Serentak. “Pelantikan bukan lagi kewenangan KPU, kami tuntas di penetapan ini. Untuk jadwal pelantikan sepenuhnya kewenangan pemerintah,” lanjutnya.
Dari hasil rekapitulasi perolehan suara di Pilkada Samarinda pada 6 Desember 2024 dan dituangkan dalam Keputusan KPU Samarinda Nomor 618 Tahun 2024. Dari rekapitulasi itu, calon tunggal yang bertanding di Pilkada Kota Tepian, Andi Harun-Saefuddin Zuhri (AH-Saef) menang telak mengandaskan kolom kosong (kokos). Simbol pilihan tanpa calon tersebut hanya mampu meraup suara 41.301 suara. Sementara AH-Saef menangguk 306.392 dukungan masyarakat Samarinda.
Di kesempatan terpisah, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Samarinda terpilih periode 2025-2030, Andi Harun dan Saefuddin Zuhri mengucapkan terima kasih ke masyarakat Kota Tepian atas seluruh dukungan yang diberikan di hari pemungutan suara, 27 November 2024. Kini, keduanya akan bersiap menunggu jadwal pelantikan yang ditentukan pemerintah pusat.
“Dinamika Pilkada sudah beres. Kini kami berdua yang harus bersiap menjawab semua tantangan pembangunan Samarinda yang diperlukan masyarakat ke depannya,” kata Andi Harun.
Dimensi pembangunan tak sekadar perubahan tata kota. Tapi juga menyasar pada masalah dasar seperti pengendalian banjir, pertumbuhan ekonomi, hingga masalah mendasar seputar kesehatan dan sosial.
Editor : Uways Alqadrie