KALTIMPOST.ID, SAMARINDA–Proyek Terowongan Selili, yang menghubungkan Jalan Sultan Alimudin ke Jalan Kakap, ditargetkan selesai pada Mei 2025.
Wali Kota Samarinda, Andi Harun, mengungkapkan bahwa progres pembangunan sudah mencapai 85,6 persen. Ia pun mengapresiasi peningkatan signifikan dalam pengerjaan proyek strategis ini.
"Rencananya, pada Mei atau Juni nanti sudah bisa dilakukan commissioning, sehingga kita bisa melihat hasil finalisasi pekerjaannya," ujar Andi Harun saat mendampingi Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, dalam kunjungan kerjanya di Samarinda, Rabu (12/2).
Andi Harun menegaskan bahwa proyek ini merupakan solusi untuk mengurai kemacetan di kawasan tersebut. Meski memiliki dua jalur, terowongan ini akan diberlakukan dengan sistem satu arah.
"Kita akan lakukan uji coba pada Mei atau setidaknya Juni. Kami juga telah menyampaikan kepada Pak Wapres bahwa ada beberapa hal yang masih membutuhkan dukungan," tambahnya.
Salah satu permohonan yang diajukan adalah dukungan anggaran untuk pelebaran Jalan Sultan Alimudin, yang menjadi bagian dari konektivitas menuju Jembatan Achmad Amins hingga ke Jalan Tol Balikpapan-Samarinda.
"Karena keterbatasan fiskal, kami berharap ada bantuan anggaran untuk pelebaran Jalan Sultan Alimudin. Pak Wapres pun merespons positif dengan menyatakan bahwa infrastruktur ini memang menjadi kebutuhan masyarakat," pungkasnya.
Editor : Uways Alqadrie