Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Netanyahu Ancam Hamas, Gerbang Neraka di Gaza Akan Dibuka bila Tak Pulangkan Sandera

Hernawati • Selasa, 18 Februari 2025 | 15:13 WIB
Bendera Israel.
Bendera Israel.

KALTIMPOST.ID, Benjamin Netanyahu baru-baru ini mengeluarkan peringatan keras pada Hamas bahwa akan membuka gerbang neraka di Gaza bila Hamas tak mengembalikan seluruh sanderanya.

Ia mengemukakan pernyataannya kala bersama Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Marco Rubio. Ia menyebut Israel dan AS memiliki strategi yang sama dalam menghadapi militan Palestina.

“Kami memiliki strategi bersama dan kami tidak dapat selalu berbagi rincian strategi ini dengan publik, termasuk kapan gerbang neraka akan dibuka. Karena pasti akan dibuka bila semua sandera kami tidak dibebaskan sampai hari terakhir,” kata Netanyahu.

AS dan Israel kini tengah bekerja keras untuk memulangkan seluruh sandera yang ditahan Hamas.

“Kami akan membawa semua sandera kami pulang. Namun, bagaimana kami mengoordinasikannya, hal itu tidak akan kami bagi ke publik karena kami tidak ingin membahayakan para sandera. Cukuplah kami mengatakan setiap sandera akan pulang sekarang juga dan kami ingin itu terjadi secepat mungkin,” ucapnya.

Sementara itu, Netanyahu juga sepakat dengan usulan Presiden AS Donald Trump mengenai masa depan Gaza. Di mana Trump dengan visinya ingin mengambil jalur Gaza dan mengubahnya menjadi “Riviera Timur Tengah. Kemudian memukimkan dua juta warga Palestina ke Mesir dan Yordania.

Meski mendapat banyak penolakan dari berbagai negara dan memicu kemarahan global, Netanyahu yakin Trump akan memastikan visi tersebut menjadi kenyataan.

Dalam pertemuan itu, Marco Rubio juga angkat bicara. Dia menyebut usulan Trump untuk Gaza mungkin telah mengejutkan banyak orang.

“Presiden telah berani tentang pandangannya seperti apa masa depan Gaza, bukan ide-ide lama yang sama tetapi sesuatu yang berani dan sesuatu yang sejujurnya membutuhkan keberanian dan visi,” tuturnya.

 

Editor : Hernawati
#sandera #Israel #netanyahu #as #hamas #donald trump