KALTIMPOST.ID, Serah terima jabatan (sertijab) dari Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim, Akmal Malik ke Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih, Rudy Masud dan Seno Aji dihelat di Jakarta pada Kamis sore, 20 Februari 2025.
Berdiri di podium, Akmal mengatakan jika sertijab ini bukan sekadar seremoni. "Ini soal kesinambungan pembangunan daerah dan roda pemerintahan," katanya.
Selama 1 tahun 4 bulan, Akmal mengisi kursi pimpinan di Pemprov Kaltim yang kosong, selepas ditinggal Isran Noor dan Hadi Mulyadi yang mengakhiri masa jabatannya awal Oktober 2023.
Menjadi Pj, lanjut dia, bukan tugas yang ringan. Mengingat ada peran lain yang tak bisa ditinggalkan selaku Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri.
"Dua peran ini, membuat saya belum maksimal membantu perkembangan Kaltim," katanya. Roda pemerintahan tetap bisa berjalan berkat dukungan dari berbagai pihak. Sehingga pemerintahan dapat berjalan lancar, stabilitas pun terjaga.
"Saya yakin, Kaltim akan melesat dengan hadirnya Rudy Masud dan Seno Aji," sebutnya. Dia tak asal bicara, Rudy Masud disebutnya, merupakan sosok punya relasi dan koneksi yang kuat di pusat. "Dan itu berkah besar untuk Kaltim," ucapnya.
Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi kunci sekaligus jangkar agar pembangunan tak lagi tersentral di Jawa. Dengan demikian, Kaltim di tangan pemimpin baru jelas mampu mengamankan posisi dan menjadikan Kaltim sebagai episentrum perubahan di Indonesia.
Senada, Gubernur Kaltim Rudy Masud mengaku Kaltim sudah melaju kencang menuju perubahan berkat hadirnya IKN. "IKN ini etalase Indonesia," katanya.
Berlimpahnya sumber daya alam memang masih menjadi tumpuan ekonomi Kaltim. Namun itu bukan tulang punggung utama.
"Tulang punggung utama Kaltim menuju perubahan ialah sumber daya manusia (SDM)," lanjutnya.
Di Papua, pendidikan gratis tengah menjadi isu yang hangat. Sementara Kaltim, kini siap melangkah lebih jauh untuk mewujudkannya.
SDM dan Infrastruktur pendidikan akan jadi prioritas utama lewat dirinya bersama Seno Aji janjikan ketika kampanye.
"Tidak ada yang tidak mungkin. Tidak ada yang tidak bisa, tidak ada yang mustahil, selama kita berusaha," katanya berkomitmen. (*)
Editor : Almasrifah