KALTIMPOST.ID, Keamanan Jembatan Mahakam I masih diragukan sejumlah pihak setelah ditabrak ponton pertengahan Februari lalu. Memastikan status jembatan aman, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim mulai bergerak menginvestigasi jembatan berusia 33 tahun itu.
Kepala BBPJN Kaltim, Hendro Satrio M.K, mengatakan pengukuran geometrik struktur bawah jembatan sudah ditempuh, Senin Pagi, 3 Maret 2025. "Hari ini sudah pengukuran geometrik dan pasang sensor uji beban," ucapnya selepas Rapat Dengar Pendapat di DPRD Kaltim.
Usai pengukuran dan pemasangan sensor, uji beban akan ditempuh, Selasa, 4 Maret 2025. Malam sebelum pengujian, ada pra-pengujian dengan memobilisasi sejumlah kendaraan berat untuk melintas. BBPJN hanya pelaksana dalam investigasi ini, nantinya ada tim verifikator dari Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ) yang memeriksa dinamik jembatan.
Sebuah pengujian untuk mengukur respons struktur jembatan terhadap beban di atasnya. "Hasil semua pemeriksaan itu bakal keluar paling cepat Kamis, 6 Maret," sebutnya. Hasil pemeriksaan akan dibuat dalam dokumen resmi yang akan diserahkan ke Pemprov Kaltim nanti. (*)
Editor : Muhammad Rizki