Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Pertamax Gratis Setahun? DPR Usul Ganti Rugi ke Pertamina, Ini Kata Erick Thohir!

Dwi Puspitarini • Kamis, 13 Maret 2025 | 07:25 WIB
Ilustrasi. DPR minta Pertamina membagikan Pertamax gratis setahun sebagai ganti rugi skandal BBM oplosan.
Ilustrasi. DPR minta Pertamina membagikan Pertamax gratis setahun sebagai ganti rugi skandal BBM oplosan.

KALTIMPOST.ID, Dugaan pengoplosan BBM jenis Pertamax yang beredar di masyarakat terus menjadi sorotan.

Anggota Komisi VI DPR Mufti Anam bahkan mengusulkan agar Pertamina membagikan Pertamax gratis sebagai bentuk permintaan maaf kepada konsumen yang dirugikan.

Menurut Mufti, permintaan maaf saja tidak cukup. “Bagaimana tanggung jawab Pertamina untuk mengganti kerugian masyarakat? Dengarkan kata netizen, ada benarnya. Untuk mengembalikan integritas Pertamina, ganti kasih Pertamax gratis selama setahun misalnya,” ujarnya saat Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama direksi PT Pertamina (Persero), Selasa (11/3/2025).

Menanggapi usulan tersebut, Menteri BUMN Erick Thohir menegaskan bahwa persoalan di Pertamina harus diselesaikan sesuai mekanisme yang ada.

 Baca Juga: Dua Kali Jadi Tuan Rumah Pertemuan Sastrawan Lintas Negara, Kaltim Disebut Punya Potensi Besar di Bidang Sastra

“Pemerintah, DPR, dan Pertamina tentu memiliki mekanisme sendiri. Semua ini perlu kajian,” kata Erick di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (12/3/2025).

Erick juga menyoroti pentingnya reformasi administrasi di tubuh Pertamina, meski ia menegaskan bahwa hal itu tidak boleh dicampurkan dengan proses hukum yang sedang berlangsung.

Menteri BUMN Erick Thohir.
Menteri BUMN Erick Thohir.

“Yang pasti, seperti yang selalu disampaikan Pak Presiden Prabowo, kasus korupsi harus ditindaklanjuti. Kami mendukung itu. Namun, jangan sampai kasus ini menghambat restrukturisasi dan perbaikan korporasi,” tegasnya.

Ia mencontohkan transformasi PT Garuda Indonesia (Persero) yang tetap berjalan meskipun perusahaan itu pernah diterpa kasus korupsi.

“Kami terus menjaga agar peran korporasi tetap berjalan, apakah ada perbaikan administrasi? Ya, itu harus dilakukan. Tapi jangan sampai ini menghambat perbaikan perusahaan,” lanjutnya.

Dugaan Pertamax oplosan ini mencuat setelah adanya laporan bahwa BBM bersubsidi jenis Pertalite dicampur untuk dijual sebagai Pertamax. ***

Editor : Dwi Puspitarini
#kompensasi #DPR usul #pertamax gratis #pertamax oplosan #ganti rugi #erick thohir